Kebakaran Kamar di Apartemen Gunawangsa Surabaya, Penghuni Selamat

- Publisher

Senin, 6 Oktober 2025 - 11:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas mengevakuasi penghuni kamar melalui tangga darurat. (Foto: Ist CC 112/BS)

i

Petugas mengevakuasi penghuni kamar melalui tangga darurat. (Foto: Ist CC 112/BS)

Bicarasurabaya.com — Sebuah kamar di lantai 12 Apartemen Gunawangsa di Menur Pumpungan terbakar. Diduga akibat konsleting pada hair dryer. Kebakaran berhasil dipadamkan dalam waktu kurang dari 30 menit, dan tidak ada korban jiwa.

Kebakaran pertama kali dilaporkan pada pukul 09.24 WIB oleh Bp. Sion, dan petugas pemadam kebakaran tiba tiga menit kemudian.

Petugas memecahkan jendela kaca kamar agar asap serta suhu panas bisa keluar dan mempercapt pemadaman. (Foto: Ist-CC12/BS)

Menurut laporan, penghuni kamar yakni Ester Sumenda (61) dan Vincentius Noel (28) menggunakan hair dryer untuk mengeringkan kasur setelah tumpahan cairan. Tiba-tiba, hair dryer mengalami konsleting sehingga memicu percikan api. Kedua penghuni segera menurunkan diri dan melapor ke pihak manajemen apartemen serta petugas keamanan.

“Hanya kamar seluas ± 1,8 x 2 meter dari total luas kamar sekitar 36 m² yang terbakar. Penghuni lantai lain tidak terdampak dan sebagian memilih tetap berada di kamar. Petugas kemudian memberikan sosialisasi keselamatan kebakaran kepada seluruh penghuni setiap lantai,” kata petugas Command Center 112, Ekky Maulana dalam keterangannya, Senin (6/10/2025).

Sebanyak 12 unit pemadam dan rescue dikerahkan untuk menangani kebakaran. Api berhasil dikendalikan pada pukul 09.47 WIB, sedangkan proses pembasahan dan pengamanan lokasi selesai pukul 10.37 WIB.

Baca Juga:  CCTV TPS dan Jalan Utama Surabaya Diperluas, 146 Titik Aktif

“Petugas sempat mengevakuasi penghuni kamar menggunakan tangga darurat karena sudah berusia lanjut dengan menggendongnya,” pungkas Ekky. (BS/za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB