Bicarasurabaya.com– Dalam waktu hampir bersamaan, dua kebakaran terjadi di Surabaya pada Sabtu (4/10/2025) dini hari. Satu kebakaran melanda tumpukan sampah di kawasan Sawahan, sementara kebakaran lainnya menghanguskan sebuah rumah di Wonokromo.
Peristiwa pertama dilaporkan sekitar pukul 00.48 WIB di Jalan Bukit Barisan II, Kelurahan Petemon, Kecamatan Sawahan. Api diketahui berasal dari tumpukan sampah setinggi dua meter di samping sebuah rumah kosong yang selama ini dijadikan tempat pembuangan oleh warga.
Sebanyak 11 unit pemadam, termasuk tim rescue dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, dikerahkan untuk mengatasi api.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kobaran berhasil dipadamkan pukul 01.13 WIB dan kondisi dinyatakan aman setelah pembasahan,” kata petugas Command Center 112, Ekky Maulana dalam laporannya, Sabtu (4/10/2025).
Luas area terdampak diperkirakan 7 x 20 meter. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Api diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah yang merambat ke rumah kosong bekas bengkel tersebut.
Kebakaran kedua terjadi beberapa jam kemudian, pukul 03.02 WIB, di Jalan Wonokromo Tengah V No. 8, Kecamatan Wonokromo. Sebuah rumah milik Syaikhul Majid (31) terbakar habis.
“Petugas pemadam tiba lima menit setelah laporan masuk, namun proses pemadaman berlangsung cukup sulit karena akses gang yang sempit, portal, dan banyaknya kendaraan warga yang terparkir di jalan,” imbuh Ekky.
Untuk mencapai titik api, petugas harus menarik lima gulungan selang dari unit yang berhenti di ujung gang.
Sebanyak 11 unit dikerahkan dari berbagai pos diterjunkan untuk memadamkan api.
“Api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 03.42 WIB dan pendinginan tuntas pukul 04.29 WIB. Tidak ada korban jiwa, namun seluruh bangunan permanen berukuran 21 x 4 meter tersebut hangus terbakar,” ungkapnya.
Hingga kini penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.
DPKP Kota Surabaya mengimbau warga agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, termasuk tidak membuang atau membakar sampah sembarangan, terutama di kawasan padat penduduk dengan akses jalan terbatas. (BS/za)











