Tim SAR Gabungan Temukan Korban Meninggal Kelima di Sisi Barat Mushola

- Publisher

Jumat, 3 Oktober 2025 - 14:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas memasukkan kantung jenazah kedalam ambulan yang disiagakan untuk membawa ke RS Bhayangkara Polda Jatim. (Foto: BPBD Surabaya/BS)

i

Petugas memasukkan kantung jenazah kedalam ambulan yang disiagakan untuk membawa ke RS Bhayangkara Polda Jatim. (Foto: BPBD Surabaya/BS)

Bicarasurabaya.com – Upaya evakuasi korban reruntuhan bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, kembali menemukan satu jenazah di bawah timbunan beton pada Jumat (3/10/2025) siang. Penemuan itu menambah jumlah korban meninggal menjadi 10 orang.

Kabar penemuan ini diungkapkan seorang Tim SAR. Ia menjelaskan jenazah ditemukan setelah tim berhasil melebur material cor di sisi barat musala. “Korban kami temukan pukul 14.07 WIB setelah proses peleburan beton. Jenazah langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Jatim untuk identifikasi,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (3/10/2025).

Baca Juga:  Kebakaran Rumah di Bukit Molin, Nenek dan Cucu Tewas 

Sebelumnya, empat jenazah ditemukan dalam rentang waktu berbeda pada hari yang sama. Dua korban pertama berhasil dievakuasi pagi hari, pukul 07.30 WIB dan 07.36 WIB. Korban keempat ditemukan di sektor A4 sekitar pukul 11.34 WIB, tak jauh dari lokasi penemuan jenazah kelima.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, menegaskan proses pencarian masih berlanjut. Hingga kini, alat berat telah membersihkan dua lantai bangunan ponpes yang ambruk. “Tinggal satu lapisan bangunan yang menjadi fokus. Kemungkinan masih ada korban lain di bawah reruntuhan,” katanya.

Baca Juga:  Khofifah Minta BPBD Terapkan Sistem FIFO untuk Logistik Bencana

Data sementara mencatat 110 santri berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat, sementara 10 lainnya meninggal dunia. Namun, jumlah pasti korban yang masih tertimbun belum dapat dipastikan.

Operasi gabungan SAR, BPBD, TNI, dan Polri terus dikerahkan dengan bantuan alat berat dan teknik khusus, seperti peleburan beton, untuk mempercepat proses evakuasi. Pencarian diperkirakan masih berlangsung hingga seluruh area bangunan berhasil dibersihkan.(BS/za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB