BPBD Sumenep Catat Ratusan Bangunan Terdampak Gempa Magnitudo 6,0

- Publisher

Kamis, 2 Oktober 2025 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Ilustrasi-ist/BS)

i

(Foto: Ilustrasi-ist/BS)

Bicarasurabaya.com – Dampak gempa bumi magnitudo 6,0 yang mengguncang Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Selasa (30/9/2025) pukul 23.49 WIB, dilaporkan telah merusak sedikitnya 200 bangunan di Pulau Sepudi. Kerusakan tersebar di dua kecamatan terdampak, Gayam dan Nonggunong, dengan tingkat kerusakan bervariasi, mulai ringan, sedang, hingga berat.

Kepala Pelaksana BPBD Sumenep, Ach. Laili Maulidy, mengatakan jumlah itu bersifat sementara dan masih bisa berubah seiring proses verifikasi di lapangan. “Data 200 bangunan ini merupakan laporan awal yang masuk dan diinput ke tim BPBD,” ujarnya, Kamis (2/10/2025).

Baca Juga:  Puting Beliung Terjang Sumenep, Enam Warga Luka dan 27 Rumah Rusak

Laili menambahkan, jumlah bangunan terdampak bisa bertambah bila ditemukan kerusakan lain selama asesmen berlangsung. Sebaliknya, angka itu bisa berkurang jika kerusakan ternyata sudah ada sebelumnya dan bukan akibat gempa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga kini, tim BPBD bersama personel Dinas Sosial, TNI, dan Polri masih melakukan pendataan langsung di lokasi. Sebanyak 10 personel BPBD diterjunkan untuk mempercepat asesmen sekaligus memastikan kebutuhan warga terdampak dapat segera ditangani.

Baca Juga:  Puting Beliung Terjang Sumenep, Enam Warga Luka dan 27 Rumah Rusak

BMKG mencatat, gempa utama berkekuatan magnitudo 6,0 di Sumenep diikuti empat kali gempa susulan hingga pukul 00.29 WIB, dengan magnitudo terbesar 4,4. BMKG sebelumnya melaporkan kekuatan gempa utama 6,5, namun setelah analisis diperbarui menjadi 6,0.(BS/za)

Berita Terkait

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
UMK Jatim 2027 Belum Dibahas, Buruh Dorong Kenaikan 5-9%
Modifikasi Cuaca Digelar Lagi di Jatim, Lahan Tembakau Jadi Pengecualian
Khofifah: Combine Harvester Pangkas Panen dari 3 Hari Jadi 1 Jam per Hektare
Putri Pendiri NU KH Abdul Wahab Chasbullah Nyai Mahfudhoh Aly Ubaid Wafat
Emil Dardak Dorong Akses Informasi Beasiswa Diperluas untuk Anak Muda Jatim
Batik Jatim Berlayar, Khofifah Bidik Pasar Global dan Ekonomi Kreatif

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:21 WIB

UMK Jatim 2027 Belum Dibahas, Buruh Dorong Kenaikan 5-9%

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Modifikasi Cuaca Digelar Lagi di Jatim, Lahan Tembakau Jadi Pengecualian

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:51 WIB

Khofifah: Combine Harvester Pangkas Panen dari 3 Hari Jadi 1 Jam per Hektare

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB