Bicarasurabaya.com – Akses wisata ke kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) akan ditutup sementara pada 30 September hingga 1 Oktober 2025. Penutupan dilakukan untuk pemeriksaan laik jalan (ramp check) kendaraan jip wisata yang beroperasi di kawasan tersebut.
Kepala Bagian Humas BB TNBTS, Endrip Wahyutama, menyebut kebijakan ini diambil setelah koordinasi dengan Polres Pasuruan, Polres Malang, Dinas Perhubungan, serta sejumlah pemangku kepentingan lain. “Ramp check bertujuan meningkatkan keselamatan dan kenyamanan wisatawan,” ujarnya dalam keterangannya, Selasa (23/9/2025).
Selama pemeriksaan berlangsung, pintu masuk Jemplang (Malang) dan Wonokitri (Pasuruan) akan ditutup. Akses hanya dibuka melalui pintu masuk Cemorolawang, Kabupaten Probolinggo. Penutupan diberlakukan mulai pukul 00.01 WIB, 30 September hingga 23.59 WIB, 1 Oktober 2025.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
BB TNBTS meminta wisatawan, pelaku jasa wisata, hingga masyarakat sekitar mematuhi kebijakan sementara ini. Pemeriksaan diharapkan memastikan armada jip benar-benar layak jalan, sehingga wisata Bromo dapat berjalan aman.
“Keselamatan pengunjung adalah prioritas utama. Dengan ramp check, kualitas layanan wisata di Bromo diharapkan semakin baik,” kata Endrip.(BS/Za)









