Puting Beliung Hantam Madiun, Angin Kencang Juga Terjang Jember

- Publisher

Senin, 22 September 2025 - 14:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Ilustrasi-Ist/BS)

i

(Foto: Ilustrasi-Ist/BS)

Bicarasurabaya.com – Cuaca ekstrem kembali melanda Jawa Timur. Angin kencang menerjang Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Minggu (21/9/2025) sore, dan menyebabkan sedikitnya 55 rumah rusak serta satu warga terluka.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyebut angin kencang terjadi sekitar pukul 14.00 WIB di tiga kelurahan: Sumbersari, Karangrejo, dan Tegal Gede. “Laporan BPBD Jember menyebut 16 rumah rusak ringan, dua rumah rusak sedang, dan 37 rumah rusak berat,” ujarnya, Senin (22/9).

Baca Juga:  Posyandu Jatim Didorong Jadi Pusat Layanan 6 SPM

Selain permukiman, empat pertokoan juga terdampak. Akses jalan sempat terputus akibat pohon tumbang, sementara satu warga yang mengalami luka ringan telah dirawat di RS dr. Soebandi Jember. Tim reaksi cepat BPBD Jember bersama warga hingga kini masih melakukan asesmen dan membersihkan material pohon tumbang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap waspada menghadapi potensi cuaca ekstrem, terutama pada masa pancaroba yang rawan memicu angin kencang dan hujan lebat disertai petir.

Baca Juga:  KPK Periksa 14 Saksi Kasus Suap Jabatan di Ponorogo

Puting Beliung Terjang Madiun

Di hari yang sama, angin puting beliung menerjang tiga desa di Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun. BPBD setempat mencatat 53 rumah rusak, masing-masing 20 rumah di Desa Ngranget, 20 rumah di Desa Padas, dan 13 rumah di Desa Segulung.

Bupati Madiun Hari Wuryanto yang meninjau lokasi menegaskan tidak ada korban jiwa. “Pemerintah daerah segera menyalurkan bantuan untuk meringankan beban warga terdampak serta mempercepat pemulihan,” ujarnya.

Sejak Senin pagi, petugas BPBD bersama TNI, Polri, Tagana, dan warga bergotong royong membersihkan material bangunan, mengevakuasi pohon tumbang, serta melakukan perbaikan darurat. Pemerintah Kabupaten Madiun juga menyalurkan bantuan pangan bagi korban.

Baca Juga:  Persebaya Tekuk Semen Padang 1-0, Bruno Moreira Jadi Penentu Kemenangan

Kebanyakan rumah warga mengalami kerusakan pada atap, dengan genting beterbangan setelah diterjang angin kencang disertai hujan deras pada Minggu malam.

Bupati Hari mengingatkan warga di wilayah rawan bencana untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya menghadapi potensi banjir, longsor, maupun angin kencang saat memasuki musim peralihan.(BS/Za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB