Kampung Pancasila Jadi Basis Ketahanan Sosial Surabaya, Pemkot Siapkan SOP ke Kemendagri

- Publisher

Kamis, 11 September 2025 - 17:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bicarasurabaya.com – Pemerintah Kota Surabaya terus memperkuat peran Kampung Pancasila sebagai basis ketahanan sosial warga. Program yang mulai berjalan sejak Juni 2025 ini dirancang bukan sekadar kegiatan simbolis, tetapi wadah kebersamaan lintas generasi—mulai dari Karang Taruna, generasi Z, milenial, hingga kelompok masyarakat lainnya.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan bahwa keguyuban dan kerukunan menjadi fondasi utama dari Kampung Pancasila. “Kota ini akan kuat kalau kampungnya juga kuat. Karena itu, semangat kebersamaan di setiap kampung harus terus dijaga,” ujarnya.

Baca Juga:  Dewan Kebudayaan Surabaya Diminta Hidupkan Seni Tiap Akhir Pekan

Eri mencontohkan, saat kerusuhan terjadi di Surabaya pada akhir Agustus lalu, keberadaan Kampung Pancasila membantu masyarakat bertahan dan menjaga lingkungannya. Di beberapa titik seperti Wonokromo, Pabean Cantian, dan Bubutan, warga disebut aktif melakukan pengamanan layaknya sistem ronda malam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski demikian, Eri menyadari pola pengamanan di tiap kampung harus lebih terkoordinasi agar bisa mendukung keamanan pusat kota. “Kita akan atur SOP-nya, supaya jelas siapa yang menjaga dan bagaimana pola pengamanan di setiap wilayah,” jelasnya.

Baca Juga:  Surabaya Tambah 1.800 Tongbin, Benahi TPS di Jalan Protokol

Rencana SOP Kampung Pancasila itu akan segera diajukan ke Kementerian Dalam Negeri untuk mendapat masukan. “Saya akan menyampaikan SOP ke Pak Dirjen Kemendagri. Harapannya, ada arahan agar program ini lebih mudah dijalankan dan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat Surabaya,” pungkas Eri. (BS/Za) 

Berita Terkait

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari
Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:15 WIB

3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB