Denpasar hingga Jembrana Dilanda Banjir, BNPB Umumkan Status Darurat

- Publisher

Kamis, 11 September 2025 - 13:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bicarasurabaya.com – Banjir besar melanda sejumlah wilayah di Bali sejak Selasa (9/9/2025) akibat hujan deras. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sedikitnya sembilan orang meninggal dunia, enam orang hilang, serta 202 kepala keluarga atau 620 jiwa terdampak.

Daerah yang paling parah dilanda banjir meliputi Denpasar, Gianyar, Tabanan, Karangasem, Badung, dan Jembrana. Sebagian warga terpaksa mengungsi karena rumah mereka terendam, bahkan ada yang hanyut akibat tanah di tepi sungai terkikis arus.

Baca Juga:  Basarnas Pastikan Semua Korban Ponpes Al Khoziny Ditemukan, Operasi Pencarian Korban Ditutup

Kabid Humas Polda Bali Kombes Ariasandy merinci korban jiwa: lima orang di Denpasar, satu di Badung, dua di Jembrana, dan satu di Gianyar. Selain itu, enam orang masih dalam pencarian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menambahkan, Jembrana mencatat 103 kepala keluarga atau 200 jiwa terdampak, sementara Klungkung melaporkan 99 kepala keluarga atau 420 jiwa. “Pendataan di Kabupaten Tabanan masih berlangsung,” ujarnya.

Baca Juga:  Korban Runtuhnya Ponpes Al-Khoziny Bertambah Jadi 14 Orang, 49 Masih Hilang

Menanggapi situasi ini, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menetapkan status tanggap darurat bencana selama sepekan. “Awalnya akan dua minggu, namun melihat kondisi di lapangan cukup satu minggu,” katanya saat meninjau di Denpasar, Rabu (10/9/2025).

Suharyanto menegaskan, status darurat bukan berarti situasi luar biasa, melainkan mekanisme agar pemerintah pusat dapat segera turun tangan membantu penanganan pascabencana. (BS/Za)

Berita Terkait

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka
3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB