Pungli di Lingkungan Pemkot Surabaya, Wali Kota Eri Cahyadi: “Langsung Pecat”

- Publisher

Selasa, 9 September 2025 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Eri Cahyadi saat memberikan arahan dan meminta sleuruh pejabat OPD di Pemkot membuat surat pernyataan siap dipecat jika ada pungli di lingkungan OPD yang dipimpinnya. (Foto: Humas/BS)

i

Wali Kota Eri Cahyadi saat memberikan arahan dan meminta sleuruh pejabat OPD di Pemkot membuat surat pernyataan siap dipecat jika ada pungli di lingkungan OPD yang dipimpinnya. (Foto: Humas/BS)

BicaraSurabaya.com – Pemerintah Kota Surabaya mengambil langkah tegas pasca terungkapnya praktik pungutan liar (pungli) di Kelurahan Kebraon. Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengumpulkan seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan menegaskan siap mencopot siapa pun yang terbukti melakukan pungli, tanpa kompromi.

Dalam pertemuan di Ruang Sawunggaling Balai Kota Surabaya, Selasa (9/9/2025), Eri meminta semua kepala dinas, camat, lurah, hingga kepala bagian menandatangani surat pernyataan siap dipecat bila pungli masih terjadi di lingkungan kerjanya.

“Kalau masih ada pungli, tidak ada lagi pengampunan. Langsung saya pecat,” tegas Eri di hadapan para pejabat Pemkot.

Instruksi ini tidak berhenti pada jajaran pimpinan. Eri memastikan surat pernyataan juga disebarkan ke seluruh staf OPD.

Pejabat dan Kepala OPD di Pemkot Surabaya membuat surat pernyataan siap dipecat jika ada pungli di lingkungan OPD yang dipimpinnya. (Foto: Humas/BS)

Ia menekankan, kepala OPD tidak boleh lepas tangan terhadap perilaku bawahannya. Jika terbukti lalai melakukan pembinaan dan sosialisasi, jabatan mereka juga akan dipertaruhkan.

“Kalau kepala OPD tidak pernah memberi motivasi atau sosialisasi, lalu anak buahnya tertangkap pungli, maka saya copot kepala OPD itu,” ujarnya.

Baca Juga:  Enam Camat Baru Surabaya Resmi Dilantik, Evaluasi Kinerja Diumumkan ke Publik

Selain penegasan internal, Pemkot Surabaya juga akan mengirim surat edaran ke setiap rumah warga. Surat itu berisi pemberitahuan bahwa semua layanan pemerintahan di Surabaya bersifat gratis, termasuk perizinan, dan masyarakat tidak boleh dibebani biaya tambahan apa pun.

“Kamis ini, surat harus sudah masuk ke setiap rumah. Warga harus tahu bahwa tidak ada lagi pungutan biaya di pelayanan publik,” kata Eri.

Eri juga membuka ruang pengaduan bagi masyarakat yang masih menemukan praktik pungli di lapangan. Ia meminta warga tidak takut melapor, asalkan disertai bukti yang jelas agar pemkot bisa langsung menjatuhkan sanksi tegas kepada pelaku.

Baca Juga:  Cak Ji Pastikan Semua Jajaran Pemkot Bersinergi Stabilkan Harga saat Ramadhan

“Kalau ada pungli, itu ulah oknum. Tolong laporkan. Warga Surabaya tidak boleh takut,” tandasnya.

Langkah ini diharapkan menjadi titik balik bagi upaya Pemkot Surabaya membangun pemerintahan yang transparan, bersih, dan berpihak pada warga. Dengan komitmen tersebut, Eri ingin memastikan kepercayaan masyarakat terhadap layanan publik tetap terjaga.(BS/Za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB