Apresiasi Anak Berprestasi, Surabaya Teguhkan Kota Layak Anak

- Publisher

Kamis, 21 Agustus 2025 - 12:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi foto bersama seusai memberikan hadiah dalam puncak HAN 2025 di Tugu Pahlawan/dok.bicarasurabaya.com

i

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi foto bersama seusai memberikan hadiah dalam puncak HAN 2025 di Tugu Pahlawan/dok.bicarasurabaya.com

Bicarasurabaya.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar Puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-41, di Tugu Pahlawan, Kamis (21/8/2025). Mengusung tema “Anak Terlindungi Menuju Indonesia Emas 2045: Hentikan Kekerasan Sekarang”, acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran anak-anak dalam pembangunan kota sekaligus menegaskan komitmen Surabaya sebagai Kota Layak Anak Dunia.

Dalam acara yang berlangsung meriah tersebut, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memimpin seluruh peserta anak untuk membacakan Komitmen Bersama Partisipasi Semesta untuk Anak Surabaya Menuju Indonesia Emas 2045. Komitmen ini menjadi landasan bagi Pemkot Surabaya dalam menyusun kebijakan dan anggaran yang berpihak pada anak. Selain itu, sebagai bentuk apresiasi terhadap prestasi anak-anak, Pemkot Surabaya menganugerahkan piagam penghargaan Siswa Berprestasi kepada 681 anak dari jenjang TK, SD, dan SMP.

Baca Juga:  Mengintip Aksi Risma Pimpin Pengerukan di Saluran Pakis

Wali Kota Eri, didampingi oleh Ketua Bunda PAUD Kota Surabaya, Rini Indriyani, berinteraksi secara langsung dan hangat dengan anak-anak. Mereka berdiskusi tentang isu-isu penting di kota, ide-ide segar, serta harapan dan cita-cita anak-anak untuk Surabaya di masa depan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menekankan bahwa lingkungan yang aman dan suportif sangat krusial bagi tumbuh kembang anak, sehingga mereka bisa berkembang menjadi individu yang berani dan bertanggung jawab.

“Ayo dengan tema ini, maka semua orang tua harus sadar itu. Karena anak-anak inilah yang akan menjadi pemimpin di Kota Surabaya, maka dia butuh tumbuh kembang yang bagus, dia butuh ketenangan, keyakinan,” kata Wali Kota Eri.

Wali Kota Eri juga menggarisbawahi pentingnya karakter berani dan akhlak mulia bagi anak-anak Surabaya. Menurutnya, ciri khas “Arek-arek Suroboyo” adalah berani berpendapat, berani berbuat, dan berani bertanggung jawab. Keterlibatan anak-anak dalam proses pembangunan kota merupakan wujud nyata dari komitmen tersebut.

Baca Juga:  Wali Kota Risma Gerak Cepat Pimpin Kerja Bakti di Pesisir Kenjeran yang Diterjang Ombak

“Saya berharap anak-anak Surabaya adalah anak-anak yang wani (berani) mengeluarkan pendapat, wani menyampaikan hal-hal yang diinginkan seperti tadi komitmen yang disampaikan kepada Pemkot Surabaya. Karena dari situlah, komitmen itu akan kita gunakan untuk membuat anggaran di Pemkot Surabaya,” imbuhnya.

Selain keberanian, nilai-nilai toleransi juga menjadi fokus utama Pemkot Surabaya. Dalam rangkaian Puncak Peringatan HAN 2025, Pemkot Surabaya mengadakan kegiatan “Outbound Surabaya Youth Connect 2025”. Kegiatan ini diikuti oleh siswa dari berbagai sekolah dengan latar belakang agama yang berbeda. Langkah ini diambil untuk mencegah intoleransi sejak dini.

Baca Juga:  Surabaya Dipilih Jerman dan ESDM Jadi Kota Percontohan Proyek SETI

“Saya tidak ingin ada orang yang sekolahnya tertentu, dan tidak pernah ketemu, yang menyebabkan di Surabaya itu nanti bisa jadi intoleransi. Tapi kalau sudah toleransi, sudah bersilaturahmi, bertemu, maka disitulah fungsi kita menjadikan satu,” terang dia.

Sementara itu, Ketua Bunda PAUD Kota Surabaya, Rini Indriyani menjelaskan, Pemkot Surabaya menerapkan program”Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”. Kebiasaan ini mencakup bangun pagi dan beribadah, berolahraga dan makan makanan sehat, gemar belajar, bersosialisasi, dan tidur cepat.

“Ini satu kesatuan. Sebenarnya ini bukan hanya untuk anak-anak PAUD, tapi ini bisa diterapkan di SD dan SMP semua. Ini kebiasaan yang insyaallah akan membuat karakter anak-anak menjadi anak-anak yang hebat,” tutup Rini Indriyani yang juga menjabat sebagai Bunda Guru Kota Surabaya. (BS01)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB