Resmi Dilantik Presiden, Wali Kota Eri Cahyadi Tancap Gas Lanjutkan Program Periode Kedua

- Publisher

Kamis, 20 Februari 2025 - 20:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Wakil Wali Kota Surabaya Armuji seusai dilantik presiden/Dok.bicarasurabaya.com

i

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Wakil Wali Kota Surabaya Armuji seusai dilantik presiden/Dok.bicarasurabaya.com

Bicarasurabaya.com – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Armuji resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (20/2/2025). Keduanya dilantik bersama 961 kepala daerah dan wakilnya untuk masa jabatan 2025-2030.

Usai pelantikan, Wali Kota Eri Cahyadi menyatakan untuk segera tancap gas bekerja menjalankan sejumlah program prioritas. Ia menekankan pentingnya melanjutkan program yang sudah berjalan, terutama dalam menuntaskan permasalahan stunting di Kota Pahlawan.

“Banyak hal yang akan kita lakukan, kita meneruskan, karena masih ada stunting di Surabaya meskipun itu adalah penyakit bawaan, tapi harus kita selesaikan,” ujar Wali Kota Eri ditemui usai pelantikan, Kamis (20/2/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, Wali Kota Eri menyatakan bahwa upaya pengentasan kemiskinan dan penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), juga tak luput menjadi prioritas utama. Meski tantangan di periode kedua ini tidak terlepas dari efisiensi anggaran.

Baca Juga:  SiLPA APBD Surabaya Rp516 Miliar, Eri: PAD 2026 Masih On Track

“Surabaya sudah melakukan banyak efisiensi, tapi memang betul, kalau kita mengandalkan APBD, juga tidak akan bisa terealisasi dalam waktu dekat. Tapi bagaimana kita bisa melakukan pembiayaan-pembiayaan, sehingga pembangunan bisa berjalan cepat dan dirasakan oleh rakyat Surabaya,” jelasnya.

Namun, Wali Kota Eri optimistis dengan sinergi dan kolaborasi bersama antara pemerintah dan berbagai stakeholder, akan membawa kemajuan dan kebaikan bagi Surabaya.

“Pak Presiden tadi juga menyampaikan, itu bisa disampaikan pada waktu retret, sehingga ada tukar pendapat antara pemerintah pusat dan daerah. Sehingga memberikan yang terbaik bagi bangsa Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga:  Forkopimda Tinjau Gereja, Eri Titip Doa untuk Surabaya

Selain itu, ia juga menegaskan bahwa kepemimpinan di Kota Pahlawan ini bukan hanya ada pada wali kota dan wakilnya, tetapi juga seluruh warga Surabaya. Hal itu sebagaimana telah dibuktikannya saat memimpin Surabaya dalam tiga tahun terakhir.

“Karena tiga tahun saya memimpin sudah bisa membuktikan itu, yang terjadi pemimpin Kota Surabaya adalah semua warga Surabaya. Matur nuwun (terima kasih), tetap semangat untuk warga Surabaya, tetap menjadi satu bagian keluarga besar, kita buktikan bahwa Surabaya adalah yang terbaik,” imbuhnya.

Pada periode kedua ini, Wali Kota Eri juga menggarisbawahi lima program prioritas yang akan digeber Pemkot Surabaya. Salah satunya adalah terkait pemberantasan peredaran minuman keras ilegal dan praktik perjudian.

Baca Juga:  Pasar Turi Dibuka Kembali 22 Maret, Pedagang dan PT Gala Bumi Duduk Bareng

“Jadi banyak hal yang kita lakukan, tapi saya ingin Surabaya ini menjadi kota yang luar biasa, menjadi kota yang tidak merusak anak cucunya, kota yang bisa menjaga kepribadian anak cucunya,” jelas dia.

Maka dari itu, Wali Kota Eri menuturkan bahwa ia tidak ingin ada peredaran miras ilegal, warung pangku maupun praktik perjudian di Surabaya. “Itu tidak ada semua, harus kita bersihkan di Kota Surabaya dari hal seperti itu,” tegasnya.

Di akhir, Wali Kota Eri menegaskan bahwa kebijakan ini menjadi prioritas utama dalam menjaga masa depan Surabaya untuk generasi mendatang. “Itu menjadi prioritas utama kita menjaga Kota Surabaya untuk anak cucu kita,” tandasnya. (BS01)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB