Kembangkan Bidang K3, Prodi RKP ITS Raih Penghargaan Khusus

- Publisher

Rabu, 19 Februari 2025 - 17:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan belajar mengajar yang diikuti para mahasiswa Program Studi Rekayasa Keselamatan Proses (RKP) ITS (dok. Humas ITS)

i

Kegiatan belajar mengajar yang diikuti para mahasiswa Program Studi Rekayasa Keselamatan Proses (RKP) ITS (dok. Humas ITS)


Bicarasurabaya.com – Program Studi (Prodi) Rekayasa Keselamatan Proses (RKP) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berhasil mendapatkan penghargaan khusus dari Dewan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Provinsi Jawa Timur (DK3P Jatim), Minggu (16/2/2025).

Penghargaan khusus ini diberikan atas kontribusi pengembangan stream baru untuk keilmuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Indonesia.

Kepala Prodi RKP ITS Dr Adithya Sudiarno ST MT IPM ASEAN Eng mengungkapkan bahwa penghargaan khusus ini merupakan bentuk apresiasi dari DK3P atas upaya ITS dalam mengembangkan bidang baru di keilmuan K3.

Selama ini, bidang keilmuan K3 identik dengan rumpun kesehatan dan vokasi. ITS dengan Prodi RKP-nya berhasil memperluas bidang keilmuan K3 pada rumpun hard engineering.

Lelaki yang biasa disapa Adhit ini menjelaskan bahwa Prodi RKP ITS berbeda dengan prodi K3 yang biasa fokus di occupational safety saja. Selain mempelajari safety jenis tersebut, RKP juga fokus ke penanggulangan kecelakaan yang bersifat major accident hazard. Kecelakaan tipe ini berasal dari proses yang diabaikan.

Lebih lanjut, dosen yang memiliki kompetensi di bidang Occupational Safety and Healthcare itu menyebutkan bahwa major accident hazard sangat berbahaya. Hazard tipe ini memiliki frekuensi yang cukup kecil, tetapi mengandung dampak yang sangat besar apabila terjadi. Kerugian yang ditimbulkan oleh hazard jenis ini sangat serius.

Baca Juga:  Dimas, Wisudawan Termuda ITS di Usia 19 Tahun

“Di atas kertas, major accident hazard memiliki frekuensi rendah ke menengah dengan risiko menengah ke tinggi,” ungkapnya.

Dengan adanya penghargaan ini, menurut Adith, Prodi RKP ITS akan terus meningkatkan proses akademik. Menurut dia, penghargaan ini merupakan sarana dari pihak eksternal yang bisa men-trigger kualitas program studi.

“Prodi RKP ITS akan terus meningkatkan aspek-aspek yang perlu disampaikan kepada mahasiswa,” tandasnya.

Dosen yang meraih penghargaan dari World of Safety and Health (WSH) Asia Award 2024 itu berharap, dengan adanya penghargaan khusus ini Prodi RKP ITS mampu memantik ketertarikan masyarakat awam untuk bergabung sehingga menciptakan lulusan-lulusan yang terbaik.

Baca Juga:  Tekan Penyebaran Covid-19, Mahasiswa ITS Gagas Teknologi Co-Saber

Adhit juga berharap, para pengguna yakni perusahaan industri menjadi sadar akan adanya prodi yang siap memasok lulusan-lulusan terbaik di bidang K3. (*/BS02)

Berita Terkait

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
UMK Jatim 2027 Belum Dibahas, Buruh Dorong Kenaikan 5-9%
Modifikasi Cuaca Digelar Lagi di Jatim, Lahan Tembakau Jadi Pengecualian
Khofifah: Combine Harvester Pangkas Panen dari 3 Hari Jadi 1 Jam per Hektare
Putri Pendiri NU KH Abdul Wahab Chasbullah Nyai Mahfudhoh Aly Ubaid Wafat
Emil Dardak Dorong Akses Informasi Beasiswa Diperluas untuk Anak Muda Jatim
Batik Jatim Berlayar, Khofifah Bidik Pasar Global dan Ekonomi Kreatif

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:21 WIB

UMK Jatim 2027 Belum Dibahas, Buruh Dorong Kenaikan 5-9%

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Modifikasi Cuaca Digelar Lagi di Jatim, Lahan Tembakau Jadi Pengecualian

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:51 WIB

Khofifah: Combine Harvester Pangkas Panen dari 3 Hari Jadi 1 Jam per Hektare

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB