Gang Dolly terus Berbenah, dari Eks Lokalisasi ke Studio Podcast

- Publisher

Rabu, 12 Februari 2025 - 11:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana siaran podcast di ruang Srawung Gang Dolly/Dok.bicarasurabaya.com

i

Suasana siaran podcast di ruang Srawung Gang Dolly/Dok.bicarasurabaya.com

Bicarasurabaya.com – Eks lokalisasi di Surabaya atau lebih dikenal dengan nama Gang Dolly, terus berbenah membangun identitas baru yang kian positif. Salah satu langkah terbaru dalam transformasi ini adalah hadirnya “Ruang Srawung”, sebuah studio podcast yang dikelola oleh Karang Taruna RW 12 Kelurahan Putat Jaya. Inovasi baru tersebut merupakan hasil dari Urban Community Outreach Program (COP) Surabaya 2025 yang diselenggarakan oleh Petra Christian University (PCU) sejak 8 Januari hingga 9 Februari 2025.

“Podcast adalah media yang sangat relevan di era digital saat ini. Dengan podcast, masyarakat dapat menyampaikan aspirasi mereka tanpa batasan ruang dan waktu, membangun jaringan yang lebih luas, serta memperkenalkan komunitas mereka kepada dunia luar,” ungkap Astri Yogatama, S.Sos., M.Si., selaku Dosen Pendamping Lapangan (DPL).

Ruang Srawung tersebut berada di lantai 2 Balai RW 12 Putat Jaya, yang sebelumnya digunakan warga sebagai tempat penyimpanan barang. Kini, ruangan itu telah disulap menjadi area produksi konten digital yang nyaman dan profesional, lengkap dengan mikrofon berkualitas, pencahayaan yang baik, serta ruang khusus untuk siaran langsung.

Tidak hanya fokus pada pembangunan fisik studio, para peserta Urban COP Surabaya yang merupakan mahasiswa lintas jurusan itu juga menggelar beberapa pelatihan. Mulai dari pelatihan personal branding, strategi pemasaran digital, hingga keterampilan public speaking.

Semua ini disediakan agar para warga, khususnya generasi muda setempat, memiliki skill yang bisa dimanfaatkan dalam dunia kerja maupun dalam pengembangan usaha kecil dan menengah.

“Kami ingin memberikan ruang bagi pemuda RW 12 untuk mengembangkan keterampilan berbicara dan membangun kepercayaan diri mereka dalam menyampaikan gagasan. Podcast ini bukan hanya sekadar media hiburan, tapi juga menjadi alat edukasi dan promosi yang dapat membantu para warga dalam memasarkan produk UMKM lokal,” imbuh Astri.

Baca Juga:  Polisi Gerebek Eks Dolly, 4 Diamankan Termasuk Satu Korban Anak

Inisiatif dari dosen dan para mahasiswa dalam Urban COP Surabaya 2025 itu ditanggapi dengan sangat baik oleh Ketua RW 12 Kelurahan Putat Jaya, Cahyo Andrianto, S.Sos. “Ruang Srawung ini mewadahi kami untuk bisa saling bersosialisasi antar tetangga. Karena dengan begitu, para warga bisa saling mengerti kondisi dan meningkatkan kepedulian satu sama lain,” kata Cahyo. Di samping manfaatnya bagi kerukunan antar warga, Cahyo menyebut studio podcast ini punya potensi yang baik kedepannya bagi para pelaku UMKM Dolly.

“Nantinya, Karang Taruna RW 12 akan mengembangkan podcast di Ruang Srawung ini untuk membahas strategi bisnis lokal, peluang usaha, serta sesi berbagi pengalaman dari pelaku UMKM dan tokoh masyarakat yang berdampak. Salah satu kontennya adalah kami akan me-review produk-produk UMKM. Harapannya, lewat podcast ini bisa mendatangkan pelanggan yang lebih banyak,” lanjutnya.

Baca Juga:  Bangkitkan Perekonomian Warga Eks Lokalisasi Dolly, Bu Risma Resmikan Sentra Wisata Kuliner

Hadirnya fasilitas terbaru dan modern berupa studio podcast di Gang Dolly yang diresmikan pada Minggu, 9 Februari 2025 itu, semakin menunjukkan  upaya Petra Christian University bersama Pemerintah Kota Surabaya untuk melepaskan citra Gang Dolly dari masa lalu yang dikenal cukup kelam. Kini, Gang Dolly siap menjadi kampung dengan komunitas yang berkembang, kreatif, dan inovatif. Dengan suara yang direkam dan disiarkan, para warga membuktikan bahwa mereka siap membangun masa depan yang lebih cerah. (BS01)

Berita Terkait

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB