Perhatian! Tiket Kereta Api untuk Libur Natal dan Tahun Baru Sudah Bisa Dipesan

- Publisher

Sabtu, 28 November 2020 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga saat mengurus tiket di Stasiun/ist

i

Warga saat mengurus tiket di Stasiun/ist


Bicarasurabaya.com- PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah membuka layanan pemesanan tiket Kereta Api Jarak Menengah/ Jauh untuk periode liburan Natal 2020 dan tahun Baru 2021. Masyarakat sudah dapat memesan tiket tersebut melalaui aplikasi KAI Access, Situs resmi kai.id, serta kanal penjualan online resmi lainnya.

Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Suprapto mengatakan masyarakat tidak perlu ragu dalam menggunakan angkutan kereta api, karena KAI tetap mengoperasikan KA dengan menerapkan berbagai protokol kesehatan secara ketat dan disiplin pada setiap waktu, sejak di stasiun dan diatas KA serta selama dalam perjalanan.

“Pemesanan tiket sudah kami buka bagi masyarakat yang hendak bepergian pada periode liburan Natal dan Tahun baru secara online, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19,” kata Suprapto.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, PT KAI Daop 8 Surabaya dalam liburan Natal 2019 dan tahun Baru 2020 ini akan mengoperasikan 29 KA Jarak Menengah/Jauh Reguler. Adapun untuk stasiun keberangkatan awal dipusatkan pada 3 stasiun kelas besar yaitu Stasiun Malang sebanyak 6 KA jarak Menengah/Jauh, Stasiun Pasar Turi sebanyak 7 KA Jarak Menengah /Jauh dan Stasiun Surabaya Gubeng sebanyak 16 KA Jarak menengah/Jauh (8 KA Pemberangkatan awal dan 8 KA yang melintas).

Baca Juga:  KAI Pulihkan Jalur Rel Semarang, Operasional Kereta dengan Kecepatan Terbatas

Adapun tujuan dari 29 KA Jarak Menengah/Jauh tersebut diantaranya ke arah Jakarta 12 KA, ke arah Bandung 5 KA, Ke arah Jember/Ketapang 7 KA, masing-masing 1 KA ke arah Cirebon, Lempuyangan, Semarang, Cilacap serta Purwokerto.

“Konsistensi KAI dalam menerapkan protokol kesehatan di lingkungan kereta api telah diakui. Hal ini dibuktikan dengan didapatkannya Safe Guard Label SIBV yang sudah mengacu pada parameter yang disusun oleh ahli dan auditor Kantor Pusat BV, international best practices, World Health Organization (WHO), regulasi Kementerian Kesehatan, Kementerian Perhubungan, dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19,” ujar Suprapto.

Baca Juga:  588 Penumpang dari Jatim Ke Jakarta Terdampak Kecelakaan di Bekasi Timur

Pada masa pandemi, KAI berkomitmen menjual tiket KA Jarak Jauh dan Lokal hanya 70% dari kapasitas tempat duduk yang tersedia untuk menciptakan physical distancing sesuai Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor SE 14 tahun 2020 tanggal 8 Juni 2020.

Selain itu, pelanggan KA Jarak Jauh tetap diharuskan dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, demam), suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius, dan diimbau menggunakan pakaian lengan panjang atau jaket.

Pelanggan juga diharuskan menunjukkan Surat Bebas Covid-19 (Tes PCR/Rapid Test) yang masih berlaku (14 hari sejak diterbitkan) atau surat keterangan bebas gejala seperti influenza (influenza-like illness) yang dikeluarkan oleh dokter Rumah Sakit/Puskesmas bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas Tes PCR dan/atau Rapid Test.

Sebagai upaya peningkatan pelayanan dalam menerapkan protokol kesehatan, KAI Daop 8 Surabaya menyediakan layanan rapid test seharga Rp 85.000 di 5 stasiun, yaitu, Surabaya Gubeng, Surabaya Pasarturi, Malang, Sidoarjo dan Mojokerto.

Baca Juga:  Sambut Angkutan Natal dan Tahun Baru, Daop 8 Gelar Sosialisasi di Perlintasan

“Jika dilakukan di Stasiun, masyarakat diimbau untuk melakukan rapid test setidaknya H-1 tanggal keberangkatan. Tujuannya untuk menghindari antrean dan terburu-buru pada hari keberangkatan,” ujar Suprapto.

Untuk informasi lebih lanjut terkait pengoperasin KA di akhir tahun 2020 ini, masyarakat dapat menghubungi Contact Center KAI melalui telepon di (021)121, email cs@kai.id, atau media sosial KAI121.

Suprapto melihat, masyarakat sudah mulai kembali mempercayakan moda transportasi kepada kereta api. Hal itu terlihat dari volume pelanggan yang terus menunjukkan tren positif dalam 3 bulan terakhir ini. Bulan September 293.425 penumpang/bulan, Bulan Oktober 354.695 penumpang/bulan dan Bulan November 2020 di prediksi bisa mencapai 370.000 penumpang/bulan.

“Tidak perlu ragu untuk naik kereta api, karena KAI telah menerapkan berbagai protokol kesehatan secara ketat dan disiplin setiap waktu,” tutup Suprapto. (BS01)

Berita Terkait

Putri Pendiri NU KH Abdul Wahab Chasbullah Nyai Mahfudhoh Aly Ubaid Wafat
Maraton ISOPLUS Putar Rp74,78 Miliar, Tapi Banjir Protes Penutupan Jalan
Keren! 5 Polisi Jatim Jadi Pasukan Perdamaian PBB di Afrika Tengah
ASN Surabaya Bakal Layani Warga dari Balai RW, Urusan Publik Makin Dekat
Dari Jalanan ke Mesin Jahit, Ikhtiar Pemkot Surabaya Menjaga Masa Depan Anak
Pancaroba, Pakar ITS Ingatkan Pohon Kota Rawan Tumbang Saat Angin Kencang
13.058 Aduan Warga Surabaya Tuntas Lewat Lapor Cak Eri
1.600 Pelamar Berebut 450 Loker, Gambaran Ketatnya Persaingan Kerja di Surabaya

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:25 WIB

Putri Pendiri NU KH Abdul Wahab Chasbullah Nyai Mahfudhoh Aly Ubaid Wafat

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:12 WIB

Maraton ISOPLUS Putar Rp74,78 Miliar, Tapi Banjir Protes Penutupan Jalan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:27 WIB

Keren! 5 Polisi Jatim Jadi Pasukan Perdamaian PBB di Afrika Tengah

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:08 WIB

ASN Surabaya Bakal Layani Warga dari Balai RW, Urusan Publik Makin Dekat

Rabu, 30 September 2026 - 09:13 WIB

Dari Jalanan ke Mesin Jahit, Ikhtiar Pemkot Surabaya Menjaga Masa Depan Anak

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB