Inilah Tokoh di Balik Karakter Unik New Man “Biasakan yang Tidak Biasa”

- Publisher

Senin, 19 Oktober 2020 - 07:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Camat Sawahan M. Yunus didesain jadi karakter unik/Ist

i

Camat Sawahan M. Yunus didesain jadi karakter unik/Ist


Bicarasurabaya.com- Mungkin, sebagian orang sudah tahu siapa tokoh di balik karakter unik New Man “Biasakan yang Tidak Biasa”. Namun, mungkin sebagian pula juga belum menyadari bahwa karakter unik New Man itu adalah tokoh yang nyata atau benar adanya.

Ya, tokoh itu adalah salah satu Camat di Surabaya, lebih tepatnya Camat Sawahan bernama M. Yunus. Dialah tokoh karakter yang selalu mengkampanyekan dan mensosialisasikan protokol kesehatan demi mencegah penularan pandemi Covid-19.

Pada akhir Juli atau awal Agustus, gambar unik beserta tagline “Biasakan yang Tidak Biasa” itu sempat menjadi perbincangan hangat di Kota Surabaya. Begitu banyak yang mengapresiasi. Pasalnya, gambar seorang Camat didesain dengan unik sembari mensosialisasikan protokol kesehatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala plontos dan perut buncit menambah ciri khas karakter gambar itu. Bahkan, tagline yang diusungnya (Biasakan yang Tidak Biasa), nyaris tak terpikirkan oleh akal sehat. Sungguh sebuah karya yang lucu dan tidak biasa.

Baca Juga:  Pemkot Surabaya Beri Relaksasi Pajak BPHTB hingga 50 Persen

Gambar dan tagline itu pun terus dipakai oleh jajaran Pemkot Surabaya, terutama oleh BPB Linmas selaku pembuatnya. Ide yang tidak biasa itu lahir dari Kepala BPB Linmas Surabaya Irvan Widyanto yang saat itu juga menjabat sebagai Sekretaris Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Kota Surabaya.

Yunus yang menjadi tokoh karakter itu pun menceritakan asal muasal terciptanya karakter unik itu. Ia menjelaskan bahwa awalnya Sekretaris Gugus Tugas Surabaya memiliki ide untuk membuat sesuatu yang dapat mengedukasi masyarakat akan pentingnya menerapkan protokol kesehatan seperti mencuci tangan, pakai masker dan selalu jaga jarak.

Baca Juga:  Anak Penghafal Juz Al-Quran di Surabaya Dapat Insentif dari Pemkot

“Nah, sosialisasi itu harus ada medianya, supaya pesan yang ingin disampaikan itu bisa sampai kepada masyarakat. Saat itu, Pak Kaban, Pak Irvan memilih media gambar yang harus memunculkan tokoh supaya menarik dan unik, dan saya tidak tahu alasannya apa, akhirnya beliau memilih saya sebagai tokoh dari karakter itu,” kata Yunus menceritakan asal muasal gambar tersebut.

Menurutnya, sepanjang gambar itu dapat menyampaikan pesan penting kepada masyarakat akan pentingnya menjaga protokol kesehatan, tidak ada alasan bagi dia untuk menolaknya. “Sepanjang pesan penting itu sampai ke masyarakat, why not?. Harapannya, tentu masyarakat paham akan pentingnya menjaga protokol kesehatan itu di tengah pandemi,” ujarnya.

Oleh karena itu, ia mengaku ada kepuasan dan kesenangan tersendiri bilamana pesan protokol kesehatan itu sampai ke masyarakat. Ia pun mengaku banyak dihubungi oleh saudara dan kawan-kawannya ketika gambar unik itu muncul di berbagai media sosial dan bahkan kini muncul di reklame-reklame di berbagai titik di Kota Surabaya. Bahkan, gambar unik beserta tagline itu dipasang di mobil dinas Kepala BPB Linmas dan jajarannya.

Baca Juga:  Edukasi Kreatif ala Mahasiswa UM Surabaya, Bikin Poster Bahasa Madura hingga Jadi Sakera

“Kalau banyak yang bilang unik dan menarik gambar itu, ya karena memang kita buat seperti itu. Ketika orang sudah tertarik melihat gambar itu, maka taglinenya juga akan dibaca, sehingga pesan yang ingin kita sampaikan kepada masyarakat, akhirnya juga tersampaikan. Inilah sebenarnya salah satu cara kami, terutama cara Pak Kaban Linmas mensosialisasikan protokol kesehatan dengan cara yang berbeda,” pungkasnya. (BS01).

Berita Terkait

Putri Pendiri NU KH Abdul Wahab Chasbullah Nyai Mahfudhoh Aly Ubaid Wafat
Maraton ISOPLUS Putar Rp74,78 Miliar, Tapi Banjir Protes Penutupan Jalan
Keren! 5 Polisi Jatim Jadi Pasukan Perdamaian PBB di Afrika Tengah
ASN Surabaya Bakal Layani Warga dari Balai RW, Urusan Publik Makin Dekat
Dari Jalanan ke Mesin Jahit, Ikhtiar Pemkot Surabaya Menjaga Masa Depan Anak
Pancaroba, Pakar ITS Ingatkan Pohon Kota Rawan Tumbang Saat Angin Kencang
13.058 Aduan Warga Surabaya Tuntas Lewat Lapor Cak Eri
1.600 Pelamar Berebut 450 Loker, Gambaran Ketatnya Persaingan Kerja di Surabaya

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:25 WIB

Putri Pendiri NU KH Abdul Wahab Chasbullah Nyai Mahfudhoh Aly Ubaid Wafat

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:12 WIB

Maraton ISOPLUS Putar Rp74,78 Miliar, Tapi Banjir Protes Penutupan Jalan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:27 WIB

Keren! 5 Polisi Jatim Jadi Pasukan Perdamaian PBB di Afrika Tengah

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:08 WIB

ASN Surabaya Bakal Layani Warga dari Balai RW, Urusan Publik Makin Dekat

Rabu, 30 September 2026 - 09:13 WIB

Dari Jalanan ke Mesin Jahit, Ikhtiar Pemkot Surabaya Menjaga Masa Depan Anak

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB