Mulai November, Eri Cahyadi Larang SD-SMP Negeri Surabaya Tarik Iuran

- Publisher

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: dok bicarasurabaya.com

i

Foto: dok bicarasurabaya.com

Bicarasurabaya.com – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melarang seluruh SD dan SMP negeri menarik iuran dalam bentuk apa pun mulai November 2026. Larangan itu mencakup pembelian Lembar Kerja Siswa (LKS), buku belajar, seragam, hingga biaya pemeliharaan fasilitas sekolah.

Eri menegaskan kebutuhan operasional sekolah negeri harus dipenuhi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui anggaran daerah. Orang tua tidak boleh dibebani pungutan untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

“Saya tidak ingin lagi di sekolah negeri ada tarikan apa pun, bulan November sudah tidak boleh ada tarikan sama sekali,” kata Eri.

Kebijakan ini juga menyasar praktik penjualan LKS atau buku latihan soal yang direkomendasikan guru kepada siswa. Ke depan, guru diminta menyusun sendiri bahan pembelajaran dan latihan soal tanpa mengarahkan siswa membeli buku tambahan.

Menurut Eri, Pemkot akan memfokuskan anggaran untuk mendukung sertifikasi, kesejahteraan, dan peningkatan kompetensi guru agar mereka mampu menyiapkan bahan latihan secara mandiri.

Meski demikian, siswa atau orang tua tetap diperbolehkan membeli buku tambahan atas inisiatif sendiri. Syaratnya, pembelian tersebut tidak menjadi kewajiban maupun didorong oleh pihak sekolah.

Baca Juga:  Vaksinasi Dosis Kedua untuk Pelajar SMP Digelar di Islamic Center Surabaya

“Kalau misalnya orang tua atau murid ingin membeli sendiri tidak masalah, tapi tidak boleh ada keharusan di sana,” ujarnya.

Larangan pungutan ini turut menindaklanjuti laporan masyarakat mengenai kegiatan siswa dan potensi pembebanan biaya di sekolah. Salah satunya laporan terkait SDN Rangka 6 yang menyebut murid dilibatkan dalam kegiatan mencuci karpet, mukena, hingga mengecat sekolah.

Eri menegaskan biaya pemeliharaan sarana sekolah tidak boleh dibebankan kepada orang tua. Pemkot juga akan memastikan kebutuhan buku, seragam, dan fasilitas belajar dapat dipenuhi tanpa pungutan.

Baca Juga:  Hujan Ringan dan Suhu 17°C Warnai Cuaca Surabaya Hari Ini

Untuk menjalankan kebijakan tersebut, Eri meminta Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya memeriksa langsung kebutuhan setiap sekolah. Pendataan itu diperlukan agar kebutuhan operasional dan fasilitas dapat dihitung serta dimasukkan ke dalam anggaran daerah.

Pemkot berharap pemenuhan kebutuhan sekolah melalui anggaran pemerintah dapat membuat layanan pendidikan negeri di Surabaya lebih merata, tanpa membebani orang tua berdasarkan kemampuan ekonomi mereka. (BS/za)

Berita Terkait

Tavares Minta Persebaya Waspadai Agresivitas Tuan Rumah
Waspada! Potensi Rob di Surabaya dan Pesisir Jatim Akhir Oktober
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 4.000, Cek Rincian Terbaru
14 Tahun Buron, Terpidana Penipuan Ditangkap saat Makan Siang
Surabaya Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak
Polda Jatim Terjunkan Pasukan BKO, Fokus Padamkan Karhutla di 9 Wilayah
92 Titik Panas Terdeteksi di Tahura R Soerjo, Khofifah Minta Relawan Waspada
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 10.000, 1 Gram Jadi Rp 2,554 Juta

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:45 WIB

Tavares Minta Persebaya Waspadai Agresivitas Tuan Rumah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:03 WIB

Waspada! Potensi Rob di Surabaya dan Pesisir Jatim Akhir Oktober

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 4.000, Cek Rincian Terbaru

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:01 WIB

14 Tahun Buron, Terpidana Penipuan Ditangkap saat Makan Siang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:43 WIB

Surabaya Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

Berita Terbaru

Coach Bernarno Tavares memberikan instruksi saat latihan jelang laga Persebaya . (Foto: dok Persebaya.id)

Bicara Sepakbola

Tavares Minta Persebaya Waspadai Agresivitas Tuan Rumah

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:45 WIB

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Bicara Publik

Waspada! Potensi Rob di Surabaya dan Pesisir Jatim Akhir Oktober

Kamis, 22 Okt 2026 - 10:03 WIB

(Foto: Ilustrasi emas Antam/BS)

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 4.000, Cek Rincian Terbaru

Kamis, 22 Okt 2026 - 09:45 WIB

terpidana kasus penipuan Nunik Indah Rini ditangkap tim Kejaksaan Negeri (kejari) Surabaya saat makan siang di Surabaya usai menjadi buronan 14 tahun. (Foto: Kejari Surabaya)

Bicara Kota

14 Tahun Buron, Terpidana Penipuan Ditangkap saat Makan Siang

Kamis, 22 Okt 2026 - 07:01 WIB

Foto: dok DP3APPKB Kota Surabaya

Bicara Kota

Surabaya Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

Kamis, 22 Okt 2026 - 06:43 WIB