Jatim Kirim 64,4 Ton Bantuan Gempa NTT, Siapkan Dukungan 14 Rumah Sakit

- Publisher

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bantu Korban Gempa NTT, Jatim Kirim 64,4 Ton dan Siapkan 14 Rumah Sakit. (Foto: Biro Adpim Pemprov Jatim)

i

Bantu Korban Gempa NTT, Jatim Kirim 64,4 Ton dan Siapkan 14 Rumah Sakit. (Foto: Biro Adpim Pemprov Jatim)

Bicarasurabaya.com – Jawa Timur kembali mengirim 64,4 ton bantuan kemanusiaan untuk warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan diberangkatkan dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, menuju Labuan Bajo menggunakan Kapal Dharma Rucitra VII, Kamis (20/8/2026) malam.

Bantuan tersebut terdiri dari obat-obatan, bahan makanan, perlengkapan mandi, dan kebutuhan kebersihan. Pemprov Jatim masih menggalang bantuan dengan target mencapai 100 ton sesuai kebutuhan di lapangan.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk solidaritas masyarakat Jawa Timur untuk warga NTT.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yang sudah terkumpul sekitar 64,4 ton. Target sampai 100 ton yang bisa kita support,” kata Khofifah seusai mengecek bantuan di Pelabuhan Tanjung Perak.

Dukungan Jatim untuk penanganan gempa NTT dilakukan bertahap sejak 16 Agustus 2026. Pada tahap awal, BPBD Jatim mengirim tujuh personel untuk membantu evakuasi dan penanganan awal di lokasi terdampak.

Sehari kemudian, 17 Agustus, Jatim mengirim 8,4 ton bantuan menuju Ende, salah satu wilayah yang terdampak berat. Pengiriman itu disertai tenaga medis, paramedis, dan obat-obatan yang telah bergabung dengan rumah sakit setempat.

Baca Juga:  Selain Genangan di Beberapa Titik, Pohon Tumbang Juga Kepung Surabaya

Kini, bantuan kesehatan kembali diperkuat. Obat-obatan yang dikirim disesuaikan dengan kebutuhan medis yang telah diidentifikasi tim dokter Jatim di lokasi bencana.

Tim dokter tambahan dijadwalkan berangkat pada 22 Agustus. Khofifah mengatakan kebutuhan tenaga kesehatan akan terus disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

“Kalau dokter spesialis apa, kalau perawat berapa orang, kita akan melihat kebutuhannya,” ujarnya.

Tim dokter Jatim saat ini telah bergabung dengan rumah sakit darurat yang dikoordinasikan Kementerian Kesehatan. Dukungan tenaga kesehatan juga dapat diperluas apabila kebutuhan di lapangan meningkat.

Pemprov Jatim menyiapkan 14 rumah sakit dalam koordinasinya untuk mendukung penanganan, baik melalui dokter, tenaga medis, paramedis, maupun obat-obatan.

Khofifah menegaskan bantuan tidak boleh sekadar dikirim dalam jumlah besar. Setiap dukungan harus disesuaikan dengan kebutuhan dan kapasitas daerah penerima.

Menurut dia, posisi Surabaya yang memiliki konektivitas transportasi laut menjadi salah satu keunggulan Jatim dalam mengirim bantuan ke NTT.

Baca Juga:  RPH Surabaya Kebanjiran Pendaftar Qurban, Potong Kemas Paling Diminati

“Jawa Timur memiliki konektivitas yang memungkinkan bantuan dikirim lebih cepat,” katanya.

Karena itu, Jatim juga tidak ingin kehadiran personel tambahan justru menambah beban bagi daerah yang sedang menangani bencana.

Selain logistik dan kesehatan, Pemprov Jatim memetakan kebutuhan dapur umum, posko, dan relawan.

Dinas Sosial dan BPBD Jatim akan menambah dapur umum jika kapasitas yang tersedia di lokasi belum mencukupi.

“Kita hitung apakah masih dibutuhkan dapur umum lapangan. Jika masih harus ditambah, Dinas Sosial dan BPBD akan menyiapkan,” ujar Khofifah.

Untuk relawan, kebutuhan juga akan dihitung terlebih dahulu. Khofifah mengingatkan tambahan personel jangan sampai justru menjadi beban bagi tim yang sudah bekerja di lokasi.

Hal yang sama diterapkan dalam penyediaan posko. Jika posko yang sudah ada masih dapat diperkuat, personel dan sumber daya dari Jatim akan diarahkan untuk bergabung daripada membuat posko baru.

“Kita bisa memberikan penguatan. Tetapi opsi untuk kemungkinan kita menyiapkan posko itu sudah kita bahas,” katanya.

Baca Juga:  Aturan Alamat Kos Surabaya, Penyewa Wajib Perbarui Domisili

Pemprov Jatim juga menyiapkan dukungan psikologis bagi warga terdampak. Dinas Sosial Jatim disiapkan untuk memberikan trauma healing dan trauma konseling.

Menurut Khofifah, pemulihan pascabencana tidak cukup hanya dengan memenuhi kebutuhan pangan, tempat tinggal, kesehatan, dan logistik. Kondisi mental serta rasa aman warga juga perlu diperhatikan.

“Dinas Sosial kita siapkan untuk trauma healing yang memang mendapatkan penguatan ketika terjadi bencana alam,” ujarnya.

Jatim masih membuka peluang penambahan bantuan hingga 100 ton. Dukungan berikutnya akan disesuaikan dengan kebutuhan warga di lokasi agar bantuan yang datang benar-benar tepat guna.

“Ini adalah duka bersama. Seluruh daerah di Indonesia memiliki semangat kegotongroyongan yang tinggi,” kata Khofifah.

Ia berharap bantuan tersebut segera diterima warga yang membutuhkan dan proses pemulihan dapat berjalan.

“Yang sedang dirawat di rumah sakit semoga segera sembuh dan yang lain tetap semangat melanjutkan kehidupan bersama keluarga,” pungkasnya. (BS/za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB