Modus Ambulans Curi Kursi Taman Surabaya, Pelaku Dibekuk Satpol PP

- Publisher

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: dok Satpol PP Surabaya

i

Foto: dok Satpol PP Surabaya

Bicarasurabaya.com – Modus tak biasa terungkap dalam kasus dugaan pencurian aset milik Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Terduga pelaku diduga menggunakan ambulans pribadi untuk mengangkut kursi taman sebelum menjualnya ke pengepul barang bekas.

Kasus ini terungkap saat petugas Satpol PP Surabaya melakukan patroli rutin di kawasan Jalan Kaliwaron, Kelurahan Mojo, Kecamatan Gubeng, pada 23 Juni 2026. Awalnya, patroli dilakukan untuk mengawasi bangunan liar. Namun, petugas justru menemukan dua kursi taman yang diduga merupakan aset milik Pemkot Surabaya di sebuah lapak barang bekas.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP Surabaya, Irna Pawanti, mengatakan petugas langsung memutar balik kendaraan setelah melihat dua kursi yang bentuknya identik dengan fasilitas taman milik pemerintah.

“Petugas melihat ada dua kursi di tempat barang bekas. Setelah dipastikan, benar itu merupakan kursi milik Pemkot Surabaya,” kata Irna, Jumat (7/8/2026).

Saat didatangi petugas, kedua kursi tersebut bahkan sudah berada di atas timbangan untuk dijual.

Di lokasi, petugas mengamankan seorang pria yang datang menggunakan sepeda motor. Saat dimintai keterangan, pria tersebut menunjukkan surat jalan yang diduga palsu sebagai dasar pengangkutan kursi.

“Kami menduga surat jalan yang ditunjukkan adalah surat palsu, seolah-olah yang bersangkutan mendapat tugas menjual barang tersebut,” ujarnya.

Petugas kemudian membawa terduga pelaku bersama pemilik lapak barang bekas ke Polsek Gubeng untuk menjalani pemeriksaan. Menurut Irna, pihak pengepul diduga mengetahui kursi tersebut merupakan aset pemerintah karena masih memiliki logo dan ciri khas Pemkot Surabaya.

Baca Juga:  Kereta Barang Anjlok di Surabaya, Tiga Layanan KA Ikut Terganggu

Modus Terungkap Saat Pemeriksaan Polisi

Fakta penggunaan ambulans baru terungkap saat penyidik melakukan pemeriksaan di Polsek Gubeng. Dari hasil interogasi, diketahui kursi taman tersebut diangkut menggunakan ambulans pribadi sebelum diturunkan di lokasi pengepul.

“Ambulans tidak ada saat petugas datang. Baru setelah pemeriksaan di kepolisian diketahui bahwa kursi itu diangkut menggunakan ambulans pribadi,” jelas Irna.

Ia menambahkan, ambulans tersebut berasal dari luar Surabaya. Sementara terduga pelaku diketahui merupakan warga Kabupaten Sumenep.

Baca Juga:  Pasang Kabel WiFi, Pria di Gubeng Tersengat Listrik

Polisi juga masih memburu seorang perempuan yang diduga ikut terlibat dalam aksi tersebut dan saat ini berada di Kabupaten Sumenep.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, pelaku diduga mencuri kursi pada pagi hari, lalu mengirimkannya menggunakan ambulans ke lapak pengepul. Setelah kursi diturunkan, ambulans langsung meninggalkan lokasi sehingga tidak terlihat saat Satpol PP melakukan patroli.

Tak lama berselang, seorang pria datang ke lokasi menggunakan sepeda motor untuk mengurus transaksi. Pria itulah yang kemudian diamankan petugas.

“Dua orang yang berada di lokasi sudah kami serahkan ke kepolisian untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” pungkas Irna. (BS/za)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB