Bicarasurabaya.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Surabaya di kancah internasional. Sebanyak 34 siswa SMP Negeri 1 Surabaya yang tergabung dalam paduan suara One Voice Spensabaya berhasil membawa pulang empat penghargaan pada 3rd Thailand International Choral Festival (Thai ICF) 2026 di Bangkok, Thailand.
Empat penghargaan yang diraih meliputi Special Jury’s Award: Outstanding Conducting, Special Jury’s Award: Excellent Programming, First Winner Children’s Choir Category dengan nilai tertinggi 90,33, serta First Winner Pop & Jazz Category dengan nilai 89,38.
Kompetisi yang berlangsung pada 3-7 Agustus 2026 di Thailand Cultural Centre itu diikuti paduan suara dari berbagai negara. One Voice Spensabaya tampil membawakan lagu Suwidak Loro dan Agletta pada kategori Children’s Choir, serta Reflection dan Golden di kategori Pop & Jazz.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Febrina Kusumawati, mengapresiasi capaian tersebut. Menurutnya, prestasi itu membuktikan kegiatan ekstrakurikuler mampu menjadi wadah mengembangkan bakat sekaligus membentuk karakter peserta didik.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa pembinaan bakat yang dibarengi penguatan karakter mampu melahirkan generasi yang berprestasi dan percaya diri,” ujar Febrina, Jumat (7/8/2026).
Ia menilai pendidikan tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga harus membangun disiplin, kerja sama, tanggung jawab, serta rasa percaya diri melalui berbagai kegiatan pengembangan diri.
Senada, Kepala SMP Negeri 1 Surabaya Eko Widayani mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil proses pembinaan yang panjang, bukan semata mengejar gelar juara.
Menurutnya, kolaborasi antara sekolah, pelatih, dan orang tua menjadi kunci keberhasilan para siswa hingga mampu bersaing di tingkat internasional.
“Di balik anak-anak yang hebat, ada dukungan orang tua, guru, dan pelatih yang bekerja sebagai satu tim. Semua proses ini menjadi bagian dari pendidikan karakter,” katanya.
Ketua Koordinator Ekstrakurikuler One Voice Spensabaya, Novita Hidayati, mengungkapkan persiapan menuju kompetisi dilakukan selama sekitar enam bulan. Intensitas latihan bahkan meningkat dalam tiga pekan terakhir menjelang keberangkatan, dengan sesi latihan hingga malam hari.
Selain mengasah kemampuan vokal, para siswa juga dibimbing menjaga kondisi fisik, disiplin, serta kekompakan sebagai sebuah tim. Dukungan orang tua turut diberikan melalui pembentukan kepanitiaan untuk membantu kebutuhan latihan hingga keberangkatan.
Capaian di Thailand menambah deretan prestasi internasional One Voice Spensabaya. Sebelumnya, tim ini pernah mengikuti kompetisi di Singapura, Malaysia, serta meraih Grand Prize Champion pada Busan Choral Festival Choir di Korea Selatan tahun lalu.
Meski belum berhasil membawa pulang gelar Grand Prize Champion di Thailand, Novita menilai empat penghargaan yang diraih menjadi pencapaian istimewa karena untuk pertama kalinya One Voice Spensabaya berhasil menjadi juara di dua kategori sekaligus.
“Ini menjadi pencapaian luar biasa bagi kami. Untuk pertama kalinya kami menjadi first winner di dua kategori sekaligus,” ujarnya.
Ke depan, One Voice Spensabaya berkomitmen terus mengikuti berbagai ajang internasional sebagai bagian dari pengembangan kemampuan siswa sekaligus mengharumkan nama Surabaya dan Indonesia di panggung dunia. (BS/za)











