Dokter IGD RSUD Sampang Ditangkap Nyabu Bersama Juru Parkir, Terancam Dipecat

- Publisher

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

i

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Bicarasurabaya.com – Seorang dokter Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr Mohammad Zyn Sampang berinisial M ditangkap Satresnarkoba Polres Sampang karena diduga mengonsumsi narkotika jenis sabu. Ia diamankan bersama seorang juru parkir yang bekerja di lingkungan rumah sakit.

Kasat Narkoba Polres Sampang Iptu Yuda Julianto membenarkan penangkapan tersebut. Namun, ia belum bersedia mengungkap kronologi maupun barang bukti karena kasusnya masih dalam proses penyidikan.

“Nanti tunggu rilis dari Kasihumas ya,” kata Yuda saat dikonfirmasi, Jumat (24/7/2026).

Penangkapan itu juga dibenarkan Humas RSUD dr Mohammad Zyn Sampang, Amin Jakfar. Ia memastikan peristiwa tersebut tidak terjadi di lingkungan rumah sakit dan hingga kini manajemen masih menunggu pemberitahuan resmi dari kepolisian.

“Secara resmi rumah sakit belum menerima surat pemberitahuan dari kepolisian. Informasi yang kami terima masih dari beberapa pegawai,” ujar Amin dalam keterangan terpisah.

Meski demikian, manajemen langsung mengambil langkah antisipasi agar pelayanan kesehatan tidak terganggu. Menurut Amin, operasional IGD tetap berjalan normal dengan pengaturan jadwal dokter yang ada.

Baca Juga:  Harga Emas Antam Naik Tajam Hari Ini, Tembus Rp 2,69 Juta

Di sisi lain, RSUD menegaskan akan memberikan sanksi tegas apabila dokter tersebut terbukti melakukan penyalahgunaan narkotika.

“Kalau berkaitan dengan narkoba tidak ada toleransi. Jika terbukti, sanksinya pasti dikeluarkan,” tegas Amin.

Tak hanya terhadap dokter, rumah sakit juga merespons penangkapan juru parkir yang diamankan bersama M. Karena pengelolaan parkir dilakukan oleh pihak ketiga, RSUD telah berkoordinasi agar pekerja tersebut tidak lagi bertugas di lingkungan rumah sakit.

“Soal tukang parkir itu bukan kewenangan kami langsung. Namun kami akan meminta pihak ketiga yang mengelola parkir untuk tidak lagi menugaskan yang bersangkutan di rumah sakit,” katanya.

Baca Juga:  Enam Tersangka Pembakaran Grahadi Ditetapkan, Kejari Surabaya Siapkan Jaksa Peneliti

Amin menambahkan, kasus tersebut menjadi perhatian serius bagi manajemen. Selain menunggu proses hukum berjalan, rumah sakit akan melakukan evaluasi internal untuk memastikan seluruh pegawai mematuhi aturan dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan.

Sementara itu, Polres Sampang masih mendalami kasus tersebut. Identitas lengkap para terduga, kronologi penangkapan, serta hasil pemeriksaan akan disampaikan setelah penyidik menggelar rilis resmi. (BS/za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB