75 Anak di Surabaya Resmi Dapat Wali Hukum, Hak Pendidikan hingga Waris Terjamin

- Publisher

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bicarasurabaya.com – Sebanyak 75 anak di Surabaya resmi memperoleh penetapan wali hukum melalui program perwalian anak yang diinisiasi Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur. Program hasil kolaborasi dengan Pengadilan Tinggi Negeri Surabaya, Pengadilan Tinggi Agama Surabaya, dan Pemkot Surabaya itu diharapkan memberi kepastian hukum bagi anak-anak yang membutuhkan perlindungan.

Penyerahan dokumen perwalian berlangsung di Convention Hall Arief Rahman Hakim, Kamis (16/7/) kemarin.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan program tersebut menjadi langkah penting untuk memastikan hak-hak anak tetap terpenuhi, mulai dari pendidikan, kesehatan hingga hak-hak sipil lainnya.

“Melalui perwalian ini, hak-hak anak dapat terlindungi. Kolaborasi ini sangat penting karena pemerintah kota tidak bisa bekerja sendiri,” kata Eri dalam keterangannya yany dikutip, Jumat (17/7/2026).

Ia menjelaskan, seluruh anak yang diajukan telah melalui proses validasi Dinas Sosial. Dari hasil verifikasi, 75 anak dinyatakan memenuhi syarat, terdiri atas 39 anak yang diajukan Kejaksaan Negeri Surabaya dan 36 anak melalui Kejaksaan Negeri Tanjung Perak.

Menurut Eri, prioritas diberikan kepada anak-anak yang lahir dan berdomisili di Surabaya. Karena itu, pengajuan dari yayasan yang membawa anak dari luar daerah untuk diperwaliankan di Surabaya sementara belum diproses.

Baca Juga:  Ponorogo Siaga Ramadan, Balon dan Petasan Dilarang

“Kami fokus melindungi anak-anak yang lahir dan tinggal di Surabaya agar hak-haknya benar-benar terjamin,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Eri juga berpesan kepada para wali agar merawat dan membimbing anak-anak layaknya keluarga sendiri. Ia berharap para anak asuh memperoleh pendidikan dan kasih sayang yang cukup sehingga memiliki masa depan yang lebih baik.

Sementara itu, Wakil Kepala Kejati Jawa Timur Luhur Istighfar mengatakan program perwalian hukum tersebut merupakan inisiatif Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejati Jatim yang dilaksanakan serentak di berbagai daerah.

Baca Juga:  Selain KBS, Eri Cahyadi Juga Ungkap PD Pasar Surya Juga Diperiksa Kejaksaan

Menurutnya, program ini hadir untuk membantu anak yatim piatu, anak terlantar, maupun anak korban kekerasan yang belum memiliki kepastian status hukum.

“Melalui penetapan pengadilan, para wali memiliki dasar hukum yang jelas dalam menjalankan hak dan kewajibannya terhadap anak asuh,” jelas Luhur.

Ia menegaskan program tersebut bukan bantuan sosial, melainkan pendampingan administrasi hukum agar anak-anak memperoleh kepastian status perwalian. Dengan penetapan itu, mereka memiliki hak yang sama dalam memperoleh pendidikan, layanan lainnya, hingga hak waris sesuai ketentuan yang berlaku. (BS/za) 

Berita Terkait

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB