809 Ribu Warga Surabaya Sudah Aktifkan Identitas Kependudukan Digital

- Publisher

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi IKD (Foto: dok Diskominfo)

i

Ilustrasi IKD (Foto: dok Diskominfo)

Bicarasuurabaya.com – Pemkot Surabaya terus mempercepat digitalisasi administrasi kependudukan. Hingga awal Juli 2026, sebanyak 809.057 warga telah mengaktifkan Identitas Kependudukan Digital (IKD) atau sekitar 71,46 persen dari penduduk yang telah merekam KTP elektronik (KTP-el) dan memiliki nomor telepon seluler.

Di sisi lain, capaian perekaman KTP-el di Surabaya juga hampir tuntas. Berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) per 7 Juli 2026, sebanyak 2.269.920 dari 2.297.073 penduduk wajib KTP telah melakukan perekaman atau mencapai 98,82 persen.

Kepala Disdukcapil Surabaya Irvan Wahyudrajad mengatakan, peningkatan tersebut menunjukkan semakin tingginya kesadaran masyarakat dalam memenuhi administrasi kependudukan sekaligus mendukung transformasi layanan publik berbasis digital.

“Saat ini capaian perekaman KTP-el telah mencapai 98,82 persen,” kata Irvan, Selasa (14/7/2026).

Ia menjelaskan, percepatan aktivasi IKD merupakan bagian dari kebijakan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri untuk memperkuat digitalisasi layanan administrasi kependudukan.

Melalui IKD, masyarakat dapat mengakses identitas kependudukan langsung melalui telepon pintar tanpa harus selalu membawa KTP fisik. Pemanfaatan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai Single Identity Number juga diharapkan memudahkan verifikasi berbagai layanan publik secara lebih cepat, aman, dan efisien.

Baca Juga:  Wali Kota Eri Bergerak Serentak Bagikan Sembako ke Warga Terdampak Covid-19

Selain digunakan untuk layanan administrasi, IKD juga dipersiapkan sebagai sarana verifikasi data dalam pelaksanaan Program Perlindungan Sosial (Perlinsos) agar proses pendataan dan penyaluran bantuan lebih akurat serta tepat sasaran.

Layanan Aktivasi Dibuka hingga Balai RW

Untuk memperluas jangkauan layanan, Disdukcapil membuka aktivasi IKD di seluruh kantor kelurahan dan kecamatan, Sentra Pelayanan Publik Taman Cahaya, Joyoboyo, Nambangan, Mal Pelayanan Publik (MPP) Siola, layanan setiap Car Free Day di Taman Bungkul, hingga melalui program jemput bola ke balai-balai RW.

Baca Juga:  Siapkan Sistem Piket dan WFA ASN, Layanan Publik Surabaya Tetap Jalan Saat Lebaran

Irvan mengajak warga yang telah memiliki KTP elektronik, tetapi belum mengaktifkan IKD, agar segera memanfaatkan layanan yang telah disediakan.

“Capaian ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menghadirkan layanan administrasi kependudukan yang semakin mudah dijangkau masyarakat sekaligus mempercepat transformasi pelayanan berbasis digital,” ujarnya.

Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi layanan administrasi kependudukan maupun aktivasi IKD, Disdukcapil Surabaya menyediakan layanan melalui WhatsApp (chat only), Call Center, email, dan akun pengaduan resmi.(BS/za)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB