KA Sangkuriang Tertemper OTK di Sidoarjo, Tiga Kereta Ikut Terlambat

- Publisher

Senin, 13 Juli 2026 - 10:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi (Foto: Istimewa/bs)

i

Ilustrasi (Foto: Istimewa/bs)

Bicarasurabaya.com – KA Sangkuriang relasi Bandung-Surabaya Gubeng sempat berhenti luar biasa (BLB) setelah tertemper orang tak dikenal (OTK) di KM 32+3/4, petak jalan antara Stasiun Boharan dan Stasiun Sepanjang, Sidoarjo, Senin (13/7/2026) sekitar pukul 00.58 WIB. Insiden tersebut mengakibatkan sejumlah perjalanan kereta api di wilayah Daop 8 Surabaya mengalami keterlambatan.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono mengatakan, KA Sangkuriang mengalami keterlambatan sekitar 13 menit. Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap sarana, prasarana, dan jalur rel, perjalanan kereta kembali dilanjutkan dan operasional di lintas Boharan-Sepanjang berangsur normal.

Baca Juga:  Aturan Rumah Kos di Surabaya Bakal Diperketat, Warga Wajib Dilibatkan

“Kami menyampaikan keprihatinan atas insiden ini sekaligus memohon maaf kepada pelanggan atas keterlambatan perjalanan kereta,” kata Mahendro.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, penghentian sementara dilakukan sebagai prosedur standar untuk memastikan kondisi rangkaian kereta dan jalur rel tetap aman sebelum perjalanan dilanjutkan. Petugas juga langsung berkoordinasi dengan unsur pengamanan dan pihak terkait setelah menerima laporan dari Awak Sarana Perkeretaapian (ASP).

Akibat kejadian tersebut, sejumlah kereta api mengalami keterlambatan kedatangan di wilayah Daop 8 Surabaya, yakni:

Baca Juga:  Harga Emas Antam Turun Lagi, Kini Rp 2,592 Juta per Gram

KA Ranggajati relasi Cirebon-Surabaya Gubeng-Jember terlambat 93 menit.
KA Argo Semeru relasi Gambir-Surabaya Gubeng terlambat 63 menit.
KA Argo Wilis relasi Bandung-Surabaya Gubeng terlambat 21 menit.

KAI Daop 8 Surabaya mengingatkan masyarakat agar tidak berada atau beraktivitas di jalur rel karena merupakan kawasan terbatas yang hanya diperuntukkan bagi operasional kereta api.

“Keselamatan merupakan prioritas utama. Kami mengajak masyarakat tidak memasuki jalur rel demi mencegah kecelakaan,” tegas Mahendro.

Baca Juga:  Surabaya Kejar Anak Usia 5-6 Tahun yang Belum Sekolah

KAI juga menyatakan akan terus memperkuat edukasi keselamatan dan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk meminimalkan potensi insiden di jalur kereta api.(BS/za)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB