Beredar Website Palsu Dispendik Surabaya, Masyarakat Diminta Waspada

- Publisher

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

i

Oplus_131072

Bicarasurabaya.com – Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya mengingatkan masyarakat agar mewaspadai situs disdiksurabaya.org yang mengatasnamakan instansi tersebut. Pemkot Surabaya menegaskan laman itu bukan website resmi Dispendik dan informasi yang beredar melalui situs tersebut merupakan hoaks.

Kepala Dispendik Surabaya, Febrina Kusumawati, mengatakan satu-satunya alamat resmi Dispendik Surabaya adalah dispendik.surabaya.go.id. Karena itu, masyarakat diminta tidak mengakses maupun mempercayai informasi dari situs lain yang mengatasnamakan Dispendik.

“Website resmi Dinas Pendidikan Kota Surabaya hanya melalui dispendik.surabaya.go.id,” kata Febrina yang dikutip, Jumat (10/7/2026).

Ia mengimbau masyarakat menerapkan prinsip saring sebelum sharing dengan selalu memverifikasi informasi sebelum menyebarkannya. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah penyebaran hoaks, terutama di tengah maraknya situs yang menyerupai laman resmi pemerintah.

Febrina juga meminta masyarakat, khususnya orang tua dan pelajar, segera melapor jika menemukan situs mencurigakan yang menggunakan nama instansi pemerintah.

“Kalau menemukan situs yang mencurigakan, segera konfirmasi kepada kami atau Diskominfo,” ujarnya.

Baca Juga:  Ingatkan Karifan Lokal, Komisi A Minta Pemkot Surabaya Tak Tergesa Larang Tenda Hajatan

Menurutnya, apabila isi sebuah situs terlihat tidak wajar atau mencurigakan, masyarakat sebaiknya menghentikan akses dan segera melaporkannya melalui kanal resmi pemerintah.

Laporan dapat disampaikan ke Dispendik, pihak sekolah, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), maupun kanal pengaduan resmi Pemkot Surabaya. Setiap laporan akan ditindaklanjuti apabila ditemukan indikasi penyalahgunaan yang merugikan masyarakat.

Selain mengingatkan soal situs palsu, Dispendik juga akan memperkuat edukasi literasi digital bagi siswa. Materi tersebut akan dimasukkan dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) agar pelajar lebih mampu mengenali informasi yang valid dan terhindar dari hoaks.

Baca Juga:  BAZNAS Jatim Siapkan Transformasi Zakat Lewat Nawa Pradana

Edukasi serupa juga akan disampaikan bersamaan dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran digital di kalangan pelajar dan orang tua. (BS/za)

Berita Terkait

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka
3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB