BNN Ungkap Modus Baru Sindikat Internasional, Ganja 3,37 Ton Diduga Diolah Jadi Cairan Vape

- Publisher

Kamis, 2 Juli 2026 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BNN Bongkar Modus Baru Ganja 3,37 Ton untuk Cairan Vape. (Foto: Ist)

i

BNN Bongkar Modus Baru Ganja 3,37 Ton untuk Cairan Vape. (Foto: Ist)

Bicarasurabaya.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) RI mengungkap modus baru penyelundupan narkotika jaringan internasional. Sebanyak 3,37 ton kuncup bunga ganja (cannabis buds) asal Thailand diduga tidak akan diedarkan dalam bentuk konvensional, melainkan diolah menjadi ekstrak tetrahydrocannabinol (THC) untuk cairan isi ulang rokok elektrik atau vape.

Kepala BNN RI Komjen Pol. Suyudi Ario Seto mengatakan temuan tersebut diperoleh setelah penyidik mendalami barang bukti yang disita dalam operasi gabungan bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai serta Polda Jawa Timur.

“Berdasarkan hasil pendalaman dan informasi intelijen, kuncup bunga cannabis buds ini akan digunakan sebagai bahan baku menghasilkan ekstrak THC yang selanjutnya dimanfaatkan sebagai cairan isi ulang atau cartridge rokok elektrik (vape),” ujar Suyudi dalam konferensi pers di Gresik, Kamis (2/7/2026).

Kasus ini terungkap melalui operasi gabungan yang berlangsung pada 29 Juni hingga 1 Juli 2026 di Jakarta, Tangerang, Purwakarta, Surabaya, dan Gresik. Penyelidikan bermula dari informasi intelijen mengenai sebuah kontainer asal Thailand yang tiba di Pelabuhan Tanjung Priok.

Dari pemeriksaan awal, petugas menemukan koper dan kardus berisi bungkusan plastik berlapis timah. Setelah dibuka, isinya berupa bunga dan batang ganja yang diduga diselundupkan dari Thailand.

Penyidik kemudian menelusuri pengiriman kontainer lain yang mengarah ke sebuah gudang di kawasan pergudangan Kabupaten Gresik. Tim gabungan menerapkan metode controlled delivery, yakni membiarkan barang bergerak sambil diawasi hingga mencapai lokasi tujuan.

Baca Juga:  130 Ribu Tiket KA Lebaran 2026 Daop 8 Surabaya Masih Tersedia

Setelah dua truk pembawa muatan tiba di gudang, tim gabungan BNN, Bea Cukai, Polda Jawa Timur, dan Polres Gresik langsung melakukan penggerebekan.

Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan empat truk serta barang bukti yang tersimpan di dalam 500 koper dan 80 bal kardus.

BNN merinci, sebanyak 500 koper masing-masing berisi enam bungkus cannabis buds dengan berat sekitar 535 gram per bungkus atau sekitar 1,605 ton bruto. Sementara 80 bal kardus berisi sekitar 3.200 bungkus dengan total berat bruto sekitar 1,766 ton.

“Total keseluruhan barang bukti narkotika yang diamankan mencapai sekitar 3.371.400 gram atau sekitar 3,37 ton bruto,” kata Suyudi.

Selain menyita barang bukti, petugas mengamankan 12 orang yang diduga terlibat dalam jaringan tersebut. Mereka terdiri dari pengusaha jasa transportasi, pengurus perusahaan, sopir truk, oknum petugas pelabuhan, hingga seorang warga negara China yang diduga menguasai gudang penyimpanan di Gresik.

Baca Juga:  SNBP 2026: ITS Terima 1.716 Mahasiswa, Unair 2.506

BNN juga menduga sindikat ini dikendalikan oleh dua warga negara asing yang berada di luar Indonesia, yakni warga Malaysia berinisial CKF alias L dan warga negara China berinisial ZL alias J.

BNN menegaskan penyidikan masih terus dikembangkan untuk mengungkap jaringan internasional, aliran distribusi, serta pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam penyelundupan narkotika tersebut. Pengungkapan ini menjadi salah satu penyitaan ganja terbesar yang pernah dilakukan aparat penegak hukum di Indonesia.(BS/za)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB