Bicarasurabaya.com – Hujan masih mengguyur sejumlah wilayah Surabaya dan Sidoarjo meski Jawa Timur telah memasuki musim kemarau. Fenomena ini dipicu gangguan atmosfer yang tengah melintasi wilayah Jawa Timur.
Sejak Jumat (12/6/2026) dini hari, hujan berintensitas ringan hingga sedang terpantau turun di sejumlah kawasan Surabaya dan Sidoarjo. Bahkan hingga siang hari, hujan masih terjadi di beberapa titik di Kota Pahlawan.
Prakirawan BMKG Juanda Andrie Wijaya menjelaskan, kondisi tersebut dipengaruhi gelombang Rossby yang saat ini melintasi Jawa Timur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saat ini sedang terjadi gangguan atmosfer akibat adanya gelombang Rossby yang melintasi wilayah Jawa Timur,” kata Andrie saat dikonfirmasi, Jumat (12/6/2026).
Menurutnya, pengaruh gelombang Rossby diperkirakan masih berlangsung dalam beberapa hari ke depan.
“Diprakirakan hingga 15 Juni 2026,” ujarnya.
Selain faktor atmosfer, suhu muka laut yang relatif hangat di kawasan Selat Madura juga turut mendukung pembentukan awan hujan.
“Suhu muka laut di Selat Madura yang lebih hangat dapat mengakibatkan pertumbuhan awan-awan konvektif penyebab hujan,” jelas Andrie.
Kombinasi kedua faktor tersebut membuat potensi hujan masih dapat terjadi di sejumlah wilayah Jawa Timur meski secara klimatologis sudah memasuki musim kemarau.
BMKG mengimbau masyarakat tetap mewaspadai perubahan cuaca yang terjadi dalam beberapa hari ke depan. Warga juga disarankan memantau informasi prakiraan cuaca melalui kanal resmi BMKG sebelum beraktivitas di luar ruangan.
Dengan masih aktifnya gangguan atmosfer hingga pertengahan Juni, hujan diperkirakan masih berpotensi turun di Surabaya, Sidoarjo, dan sejumlah wilayah lain di Jawa Timur.(BS/za)











