Patroli Asuhan Rembulan Dikerahkan untuk Perkuat Keamanan Surabaya

- Publisher

Senin, 8 Desember 2025 - 10:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Dok Humas Pemkot/BS

i

Foto: Dok Humas Pemkot/BS

Bicarasurabaya.com – Menjaga ketertiban dan rasa aman warga, Pemkot masifkan patroli berskala besar tiap akhir poekan di beberapa titik yang rawan gangguan ketertiban umum.

Ratusan anggota gabungan akan melakukan Cipta Kondisi Asuhan Rembulan sebagai persiapan patroli. Kegiatan ini melibatkan BPBD, Dinas Perhubungan, serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) serta Satpol PP. Operasi gabungan tersebut bertujuan meminimalisasi potensi gangguan trantibum dan memastikan pengawasan berjalan serentak.

Baca Juga:  Emas Antam Naik Tajam, Galeri24 dan UBS Kompak Naik

Kepala Satpol PP Surabaya Achmad Zaini mengatakan pihaknya melakukan penyisiran menyeluruh, mulai dari jalan protokol hingga permukiman warga. Fokus utamanya adalah mencegah gangguan ketertiban sejak dini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau ada indikasi tindakan negatif, kami lakukan penghalauan. Bila ada kerumunan, kami komunikasikan agar segera bubar,” ujarnya dalam keterangan yang dikutip, Senin (8/12/2025).

Salah satu titik yang disasar adalah kawasan Surabaya Utara, khususnya kaki Jembatan Suramadu. Di lokasi itu, petugas menemukan pedagang yang masih beraktivitas di jalur rawan. Satpol PP bersama TNI-Polri dan perangkat wilayah mengimbau mereka segera berkemas demi mencegah potensi gangguan.

Baca Juga:  StrokeGuard, Inovasi Mahasiswa ITS untuk Pemantauan Tekanan Darah Pasien Strok

Zaini menegaskan patroli berlangsung serentak di seluruh wilayah kota—utara, timur, pusat, selatan, hingga barat—dengan dukungan camat dan lurah. Personel di tingkat kecamatan dan kelurahan juga turun langsung untuk memperkuat pengawasan.

Ia pun mengajak masyarakat berpartisipasi menjaga keamanan lingkungan. Selain menaati aturan, warga didorong melaporkan jika menemukan potensi gangguan ketertiban.

“Laporkan ke petugas atau melalui kanal media sosial kami. Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman, dan setiap aduan akan langsung kami tindak lanjuti,” katanya.(BS/za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB