Selamat Jalan Prof Johan Silas, Sang Arsitek Kota yang Humanis

- Publisher

Senin, 8 Juni 2026 - 14:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tokoh artsitektur dan pakar tata kota Prof Ir Johan Silas meninggal dunia di usia 90 tahun. (foto: Istimewa)

i

Tokoh artsitektur dan pakar tata kota Prof Ir Johan Silas meninggal dunia di usia 90 tahun. (foto: Istimewa)

Bicarasurabaya.com – Kabar duka datang dari dunia arsitektur dan perencanaan kota Indonesia. Guru Besar Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya sekaligus tokoh arsitektur nasional, Prof Johan Silas, meninggal dunia pada usia 90 tahun, Senin (8/6/2026) dini hari.

Berdasarkan informasi yang disampaikan putrinya, Ina Silas, Prof Johan mengembuskan napas terakhir di RS Kemenkes Indrapura Surabaya pada pukul 03.24 WIB.

Prof Johan dikenal luas sebagai salah satu pemikir tata kota paling berpengaruh di Indonesia. Selama puluhan tahun, ia aktif mendorong konsep pembangunan kota yang inklusif dan berpihak kepada masyarakat, khususnya kelompok berpenghasilan rendah.

Rangkaian penghormatan terakhir akan dilaksanakan mulai pekan ini. Jenazah akan disemayamkan di Rumah Duka Adi Jasa Surabaya pada Rabu (10/6/2026) pukul 11.00 WIB.

Prosesi penghormatan terakhir dijadwalkan berlangsung hingga Sabtu (13/6/2026). Penutupan peti akan dilakukan pada Jumat (12/6/2026) pukul 19.00 WIB.

Setelah itu, jenazah akan dibawa ke Katedral Surabaya untuk misa requiem sebelum disemayamkan di kampus ITS sebagai bentuk penghormatan dari civitas akademika.

Baca Juga:  Transaksi Koperasi Merah Putih Jatim Tembus Rp 17,45 Miliar

Selanjutnya, jenazah akan diberangkatkan ke TPU Keputih untuk proses kremasi. Adapun pemakaman akan dilaksanakan pada Minggu (14/6/2026) pukul 09.00 WIB di Makam Mak Hie.

Kepergian Prof Johan Silas menjadi kehilangan besar bagi dunia arsitektur dan tata kota Indonesia. Gagasan-gagasannya tentang pembangunan kota yang inklusif dan berkelanjutan telah menjadi rujukan bagi banyak akademisi, perencana kota, dan pembuat kebijakan di Tanah Air.(BS/za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB