Tekan BBM, Surabaya Ganti Kendaraan Dinas ke Listrik Mulai Mei

- Publisher

Rabu, 15 April 2026 - 07:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bicarasurabaya.com – Pemerintah Kota Surabaya mempercepat langkah efisiensi energi dengan melelang puluhan kendaraan dinas berbahan bakar minyak (BBM). Kebijakan ini menjadi bagian dari transisi menuju penggunaan kendaraan listrik.

Sebanyak 85 unit kendaraan operasional yang berusia lebih dari tujuh tahun dilelang pada April 2026. Rinciannya terdiri dari 70 unit mobil, 13 sepeda motor, dan dua kendaraan roda tiga.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, lelang tersebut dilakukan untuk menekan konsumsi BBM sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan. Kendaraan yang dilepas nantinya akan digantikan dengan kendaraan listrik.

“Targetnya, kalau proses lelang selesai, mulai Mei 2026 kita beralih ke kendaraan listrik, baik motor maupun mobil, dengan sistem sewa,” ujar Eri, Rabu (15/4/2026).

Ia menambahkan, Pemkot Surabaya telah berkoordinasi dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) untuk mempercepat proses lelang agar transisi dapat berjalan sesuai jadwal.

Langkah ini melengkapi kebijakan penghematan energi lainnya yang telah diterapkan, seperti skema work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) serta imbauan penggunaan transportasi umum dan kendaraan listrik.

Baca Juga:  Program Pemuda Tangguh Surabaya Selamatkan Devina Shafira dari Putus Kuliah

Sementara itu, Kepala BPKAD Surabaya Wiwiek Widayati menjelaskan, lelang kendaraan merupakan bagian dari upaya efisiensi energi yang dilakukan secara bertahap sejak 2024.

“Evaluasi kendaraan yang usianya lebih dari tujuh tahun kami lakukan untuk penghematan energi secara masif,” ujarnya.

Proses lelang berlangsung sejak 13 April dan ditutup pada 20 April 2026 melalui situs resmi KPKNL. Pemkot menargetkan pendapatan dari lelang tahun ini mencapai Rp6,3 miliar.

Wiwiek menambahkan, penggunaan kendaraan listrik dengan sistem sewa sebelumnya telah terbukti menekan pengeluaran BBM secara signifikan. Karena itu, kebijakan ini akan diperluas ke seluruh kendaraan operasional.

Baca Juga:  Surabaya Integrasikan Layanan Kesehatan dan Adminduk lewat Bunda Jelita

Dengan langkah ini, Pemkot Surabaya berharap efisiensi anggaran dan pengurangan emisi bisa berjalan beriringan dalam jangka panjang. (BS/za) 

Berita Terkait

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB