WFH ASN Hemat Perjalanan Dinas hingga Rp 1,95 Triliun dan Percepat Digitalisasi

- Publisher

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: dok Kemenpan RB

i

Foto: dok Kemenpan RB

Bicarasurabaya.com – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mencatat kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) mulai menunjukkan dampak efisiensi anggaran.

Sejak diterapkan satu hari dalam sepekan pada April 2026, kebijakan tersebut diklaim mampu menghemat anggaran perjalanan dinas hingga Rp 1,95 triliun.

Menteri PANRB Rini Widyantini mengatakan efisiensi juga terjadi pada belanja utilitas pemerintah yang tercatat turun sebesar Rp 65,6 miliar.

Di sisi lain, penerapan pola kerja fleksibel turut mendorong percepatan digitalisasi birokrasi. Pemerintah mencatat kenaikan 100.817 dokumen Tanda Tangan Elektronik (TTE) secara nasional selama kebijakan berlangsung.

“Efisiensi tidak berarti mengurangi layanan. Efisiensi hari ini berarti mengubah cara negara bekerja,” ujar Rini dalam keterangan tertulis, Jumat (29/5/2026).

Menurutnya, fleksibilitas kerja ASN bukan sekadar soal lokasi bekerja, melainkan bagian dari transformasi sistem pemerintahan yang menyesuaikan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.

Pemerintah juga memastikan kualitas pelayanan publik tetap terjaga selama kebijakan WFH diterapkan. Berdasarkan hasil evaluasi, sekitar 95 persen layanan publik disebut tetap stabil bahkan mengalami peningkatan.

Baca Juga:  Korsleting Listrik Picu Kebakaran Kedai di Surabaya Dini Hari

Selain itu, seluruh pengaduan masyarakat disebut tetap tertangani melalui kanal resmi pemerintah.

Rini menegaskan transformasi budaya kerja ASN perlu diperkuat dengan pembangunan Digital Public Infrastructure (DPI), meliputi identitas digital, pertukaran data antarinstansi, hingga sistem pembayaran digital pemerintah.

Menurutnya, fondasi digital tersebut menjadi kunci terciptanya birokrasi yang lebih terintegrasi, efektif, dan akuntabel.

“Fleksibilitas kerja harus membuat ASN lebih efektif, agile, dan berorientasi hasil, bukan menurunkan kualitas pelayanan,” katanya.

Baca Juga:  Emas Antam Bertahan di Rp2,774 Juta per Gram Hari Ini

Meski demikian, pemerintah masih menemukan sejumlah tantangan dalam pelaksanaan WFH, mulai dari penguatan budaya kerja digital hingga pola koordinasi antarunit dan antarinstansi.

Karena itu, setiap instansi diminta memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal meski menerapkan pola kerja fleksibel.

“Ke depan implementasi fleksibilitas kerja harus semakin matang, baik dari sisi tata kelola, koordinasi, maupun pencapaian kinerja organisasi,” pungkas Rini.(BS/za)

Berita Terkait

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka
3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB