Bicarasurabaya.com – Tim Bina Desa Program Studi Ilmu Komunikasi UPN “Veteran” Jawa Timur menggelar kegiatan sosialisasi bertajuk “Personal Branding: Mengenali Diri dan Peluang di Era Digital” bagi masyarakat dan pelaku UMKM Desa Kalanganyar. Kegiatan yang berlangsung di Aula PAUD Pelangi Desa Kalanganyar pada Senin (11/5/2026) ini bertujuan membantu peserta memahami pentingnya mengenali potensi diri sebagai bagian dari strategi membangun branding usaha di media digital.
Kegiatan menghadirkan dua dosen Program Studi Ilmu Komunikasi UPN “Veteran” Jawa Timur, yakni Ratih Pandu Mustikasari dan Ade Kusuma sebagai pemateri. Dalam sosialisasi tersebut, peserta diajak memahami bahwa personal branding tidak hanya berkaitan dengan citra diri, tetapi juga dapat menjadi identitas yang memperkuat usaha yang dimiliki.
Dalam pemaparannya, Ratih Pandu Mustikasari menjelaskan bahwa setiap individu memiliki karakter, keunikan, dan nilai yang dapat dikembangkan menjadi identitas diri maupun identitas usaha. Menurutnya, pengenalan diri menjadi langkah awal untuk membangun komunikasi yang lebih kuat dengan konsumen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Personal branding dimulai dari mengenali diri sendiri, memahami kelebihan yang dimiliki, lalu menghubungkannya dengan identitas usaha. Ketika pelaku UMKM mampu menunjukkan karakter yang khas, maka usaha mereka juga akan lebih mudah dikenal masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ade Kusuma menjelaskan bahwa di era media digital saat ini, masyarakat tidak hanya melihat produk, tetapi juga melihat sosok di balik usaha tersebut. Karena itu, pelaku UMKM perlu membangun citra yang konsisten dan autentik agar lebih dekat dengan audiens.
“Branding usaha saat ini tidak bisa dipisahkan dari personal branding pemiliknya. Konsumen cenderung lebih tertarik pada usaha yang memiliki cerita, karakter, dan identitas yang jelas,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta juga diajak melakukan refleksi sederhana untuk mengenali potensi diri, minat, hingga karakter yang dimiliki. Hasil pengenalan diri tersebut kemudian dihubungkan dengan cara membangun branding UMKM yang sesuai dengan identitas masing-masing peserta. Selain itu, peserta diberikan pemahaman mengenai cara menampilkan identitas usaha melalui media sosial secara kreatif dan komunikatif.
Koordinator Kegiatan Bina Desa, Ririn Puspita Tutiasri, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemampuan literasi digital masyarakat, khususnya dalam membangun identitas diri dan usaha di era media sosial.
“Melalui kegiatan ini kami berharap masyarakat dan pelaku UMKM mampu lebih percaya diri mengenali potensi dirinya serta mampu membangun branding usaha yang lebih kuat, autentik, dan mudah dikenal melalui media digital,” tuturnya.
Peserta terlihat antusias mengikuti kegiatan hingga akhir. Banyak peserta aktif berdiskusi mengenai cara membangun identitas usaha yang sesuai dengan karakter diri serta strategi memperkenalkan usaha mereka melalui media sosial.
Kegiatan ditutup dengan sesi dokumentasi bersama dan diskusi santai antara pemateri dan peserta sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi masyarakat dalam mendukung pengembangan UMKM berbasis kreativitas dan komunikasi digital. (Penulis: Ratih Pandu Mustikasari)











