Jatim Catat Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi se-Jawa pada Triwulan I 2026

- Publisher

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatim Catat Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi se-Jawa pada Triwulan I 2026 (Foto: dok Humas Pemprov Jatim)

i

Jatim Catat Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi se-Jawa pada Triwulan I 2026 (Foto: dok Humas Pemprov Jatim)

Bicarasurabaya.com – Ekonomi Jawa Timur tumbuh 5,96 persen secara tahunan (year-on-year/y-on-y) pada Triwulan I 2026. Capaian itu menjadi yang tertinggi di Pulau Jawa sekaligus melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut pertumbuhan tersebut menunjukkan daya tahan sekaligus akselerasi ekonomi Jatim masih terjaga di berbagai sektor strategis.

“Di tengah tantangan global yang masih dinamis, ekonomi Jawa Timur mampu tumbuh tertinggi se-Jawa dan melampaui nasional,” kata Khofifah di Surabaya, Kamis (7/5/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain tumbuh secara tahunan, ekonomi Jatim juga meningkat 1,25 persen dibandingkan triwulan sebelumnya atau quarter-to-quarter (q-to-q).

Baca Juga:  Eri Cahyadi Lepas Jamaah Haji, Titip Doa untuk Surabaya

Struktur ekonomi Jawa Timur masih ditopang sektor industri pengolahan dengan kontribusi 31,45 persen. Disusul sektor perdagangan sebesar 18,77 persen dan pertanian sebesar 10,51 persen.

Jawa Timur juga tercatat menjadi kontributor terbesar kedua terhadap ekonomi Pulau Jawa setelah DKI Jakarta dengan sumbangan 25,16 persen. Sementara terhadap ekonomi nasional, kontribusi Jatim mencapai 14,40 persen.

Berdasarkan lapangan usaha, pertumbuhan tertinggi terjadi pada sektor jasa lainnya yang tumbuh 13,44 persen. Kenaikan itu didorong meningkatnya aktivitas rekreasi dan pariwisata sepanjang awal 2026.

Selain itu, sektor akomodasi serta makan dan minum turut mencatat pertumbuhan signifikan. Salah satu pendorongnya berasal dari pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Baca Juga:  Dipicu Kebocoran LPG, Enam Penghuni Luka Bakar

Dari sisi pengeluaran, konsumsi pemerintah menjadi komponen dengan pertumbuhan tertinggi sebesar 20,33 persen. Kondisi itu dipicu meningkatnya realisasi belanja pegawai, termasuk pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) ASN 2026 serta belanja barang dan jasa kepada masyarakat.

Untuk menjaga momentum pertumbuhan, Pemprov Jatim terus memperkuat pengendalian inflasi dan menjaga daya beli masyarakat melalui pasar murah serta stabilisasi pasokan pangan.

Di sisi lain, Pemprov juga memperluas perdagangan antardaerah dan ekspor lewat program misi dagang dan investasi.

Sepanjang 2025, misi dagang Pemprov Jatim di 12 provinsi mencatat transaksi mencapai Rp16,30 triliun. Memasuki 2026, transaksi misi dagang di Jawa Tengah mencapai Rp3,15 triliun dan DKI Jakarta sebesar Rp5,74 triliun. Sementara potensi transaksi misi dagang ke Malaysia tercatat Rp15,25 triliun.

Baca Juga:  Pungli Pedagang Tugu Pahlawan, Dua Petugas DLH Dijatuhi Sanksi

“Misi dagang menjadi instrumen penting untuk memperkuat perdagangan antardaerah sekaligus memperluas pasar produk Jawa Timur,” ujar Khofifah.

Ia menegaskan capaian pertumbuhan ekonomi Jatim merupakan hasil sinergi berbagai pihak dalam menjaga stabilitas dan kondusivitas daerah.

“Kolaborasi semua pihak menjadi kekuatan agar Jawa Timur tetap aman, produktif, dan mampu tumbuh di tengah tantangan global,” pungkasnya.(BS/za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB