Kebakaran di Pemukiman Padat, 8 Rumah Terdampak, 1 Ludes Terbakar

- Publisher

Selasa, 21 April 2026 - 15:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

8 Rumah terbakar di pemukiman padat Kupang Segunting. Beruntung, tidka ada korban jiwa mupun luka dalam peristiwa ini. (Foto: dok Command Center 112)

i

8 Rumah terbakar di pemukiman padat Kupang Segunting. Beruntung, tidka ada korban jiwa mupun luka dalam peristiwa ini. (Foto: dok Command Center 112)

Bicarasurabaya.com – Kebakaran melanda permukiman padat penduduk di Jalan Kupang Segunting IV, Kelurahan Dr Soetomo, Kecamatan Tegalsari, Surabaya, Selasa (21/4/2026) siang. Sedikitnya delapan rumah terdampak, dengan sebagian mengalami kerusakan di lantai dua.

Peristiwa dilaporkan sekitar pukul 12.00 WIB. Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi tiga menit kemudian dan langsung melakukan pemadaman. Api pokok berhasil dipadamkan pada pukul 12.47 WIB, sementara proses pembasahan berlangsung hingga pukul 15.08 WIB.

Baca Juga:  Jatim Peringkat Satu Indeks Satu Data Indonesia 2025, Skor Tembus 90
Petugas berusaha memadamkan api dari berbagai arah karena sempitnya akses untuk proses pemdaman. (Foto: Command Center 112)

Sebanyak 12 unit mobil pemadam dan 6 unit tim rescue dikerahkan, dibantu 4 unit tangki air dari Dinas Lingkungan Hidup.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan data di lapangan, kebakaran merusak sejumlah rumah warga dengan tingkat kerusakan bervariasi, mulai dari sebagian hingga terbakar cukup luas. Salah satu rumah milik warga setempat dilaporkan terbakar hampir seluruh bangunan.

“Dugaan sementara kebakaran dipicu korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” kata petugas Command Center 112 dalam laporannya.

Baca Juga:  Jatim Surplus Hewan Kurban, Pengiriman hingga Jabodetabek

Upaya pemadaman berlangsung dramatis. Petugas harus berjibaku menaklukkan api di tengah gang sempit dengan lebar hanya sekitar satu meter, yang tidak bisa dilalui kendaraan pemadam.

“Selang air pun terpaksa ditarik hingga sekitar 100 meter dari jalan raya menuju titik kebakaran,” ungkapnya.

Di tengah kepadatan permukiman, petugas bekerja cepat sambil memastikan api tidak merambat ke rumah lain yang berdempetan.

Kondisi tersebut membuat proses pemadaman tidak mudah. Petugas harus bergerak bergantian di ruang terbatas, sembari membawa peralatan dan menyemprotkan air dari berbagai sudut sempit.

Baca Juga:  Surabaya Buka 1.000 Lowongan, Warga KTP Lama Diprioritaskan

Meski dihadapkan pada akses sulit, api akhirnya berhasil dikendalikan sebelum meluas lebih jauh.(BS/za)

Berita Terkait

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB