Surabaya Siapkan Rusunami untuk Gen Z, Fokus Lahan dan Desain

- Publisher

Senin, 13 April 2026 - 16:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Rusunawa Romokalisari Surabaya/bicarasurabaya.com

i

Ilustrasi Rusunawa Romokalisari Surabaya/bicarasurabaya.com

Bicarasurabaya.com – Pemkot Surabaya mulai mematangkan rencana pembangunan rumah susun sederhana milik (rusunami) yang menyasar generasi muda atau Gen Z. Tahap awal difokuskan pada penyiapan lahan dan desain proyek.

Rusunami ini direncanakan dibangun di dua kawasan, yakni Rungkut di Surabaya Timur dan Tambak Wedi di Surabaya Utara. Proyek ini diharapkan menjadi solusi hunian bagi warga yang belum memiliki rumah, khususnya kalangan muda.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Surabaya, Iman Krestian, mengatakan skema yang disiapkan bersifat berjenjang, mulai dari sewa hingga kepemilikan.

“Saat ini yang sudah ada rusunawa subsidi dengan sewa maksimal Rp 150 ribu per bulan untuk MBR,” ujarnya, Senin (13/4/2026).

Ke depan, Pemkot akan mengembangkan rusunawa nonsubsidi hingga rusunami sebagai hunian kepemilikan. Skema ini diharapkan memberi jalur bertahap bagi warga untuk memiliki tempat tinggal.

Saat ini, Pemkot masih mematangkan sejumlah aspek penting, mulai dari kesiapan lahan, desain bangunan, hingga skema pendanaan yang melibatkan investor.

Baca Juga:  Semeru Meletus, BNPB: Tiga Warga Luka Berat, Ratusan Hektare Lahan Rusak dan 528 Mengungsi

“Kami upayakan tahun ini lahan siap, desain clear, dan perhitungan investor sudah ada,” kata Iman.

Pemkot juga menunggu petunjuk teknis dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman terkait dukungan program rusun subsidi yang akan diintegrasikan dalam proyek ini.

Selain itu, pengembangan hunian vertikal di Surabaya juga didorong melalui konsep Transit Oriented Development (TOD), termasuk rencana pembangunan oleh PT KAI di sekitar Stasiun Gubeng.

Sebelumnya, Pemkot bersama DPRD telah mengesahkan Peraturan Daerah tentang Hunian Layak sebagai dasar hukum pengembangan rusunawa dan rusunami di Surabaya. (BS/za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB