Penyerahan LKPD 2025, Khofifah Ingatkan Perbaikan Temuan BPK

- Publisher

Selasa, 31 Maret 2026 - 11:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: dok Humas Pemprov Jatim

i

Foto: dok Humas Pemprov Jatim

Bicarasurabaya.com – Sebanyak 36 pemerintah kabupaten/kota di Jawa Timur menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Timur, Senin (30/3). Penyerahan dilakukan bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Sementara itu, Kota Surabaya dan Kabupaten Sumenep tercatat telah lebih dahulu menyampaikan laporan keuangannya.

Penyerahan LKPD menjadi tahapan penting dalam proses audit keuangan daerah sekaligus indikator awal kualitas tata kelola pemerintahan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Khofifah menegaskan, seluruh kepala daerah perlu fokus menindaklanjuti temuan hasil pemeriksaan BPK agar kualitas laporan keuangan terus meningkat.

Baca Juga:  Hujan Lebat Picu Banjir Banyuwangi,1.512 KK Terdampak

“Yang penting bukan hanya menyerahkan, tapi bagaimana tindak lanjut dari catatan hasil pemeriksaan,” ujarnya dalam keterangannya yang diterima, Selasa (31/3/2026).

Ia menyebut, penyusunan LKPD 2025 telah melalui proses reviu inspektorat dan pemeriksaan interim BPK. Meski demikian, masih terdapat sejumlah catatan yang harus diperbaiki.

Menurut Khofifah, optimalisasi tindak lanjut atas rekomendasi BPK menjadi kunci agar seluruh daerah dapat meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“Harapannya semua kabupaten/kota bisa mencapai WTP,” katanya.

Baca Juga:  Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 40 Ribu, Jadi Rp 2,624 Juta

Selain soal tata kelola keuangan, Khofifah juga mengingatkan kepala daerah untuk mewaspadai dampak dinamika global terhadap kondisi daerah.

Ia menyoroti potensi gangguan distribusi dan ketersediaan kebutuhan pokok, termasuk energi.

“Kita harus antisipasi, termasuk kemungkinan kelangkaan LPG,” ujarnya.

Pengawasan distribusi bahan pokok diminta diperkuat, terutama setelah Idulfitri, agar pasokan tetap aman dan harga terkendali.

Kepala BPK Perwakilan Jawa Timur Yuan Candra Djaisin menjelaskan, pemeriksaan LKPD mencakup aspek keuangan, kinerja, hingga tujuan tertentu.

Baca Juga:  Kebakaran Gedung Jantung Soetomo, RS Pastikan Pasien Tak Terpapar Asap

Penilaian opini didasarkan pada kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintahan, kepatuhan terhadap regulasi, kecukupan pengungkapan, serta efektivitas sistem pengendalian intern.

Dari hasil audit, BPK dapat memberikan empat opini, yakni Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), Wajar Dengan Pengecualian (WDP), Tidak Wajar, dan Tidak Memberikan Pendapat.

Pemeriksaan dilakukan dengan metode berbasis risiko, bukan pada seluruh transaksi.

Penyerahan LKPD ini menjadi langkah awal sebelum proses audit final, yang akan menentukan kualitas pengelolaan keuangan masing-masing daerah di Jawa Timur.(BS/za)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB