Bicarasurabaya.com – Arus mudik Lebaran 2026 mulai terasa di Jawa Timur. Sebanyak 81.143 kendaraan tercatat melintas di ruas Tol Gempol–Pasuruan pada periode H-10 hingga H-7 Idul Fitri 1447 Hijriah.
Data PT Jasamarga Gempol Pasuruan menunjukkan volume lalu lintas tersebut meningkat 8,45 persen dibandingkan lalu lintas normal yang biasanya sekitar 74.821 kendaraan.
Jika dibandingkan periode yang sama pada arus mudik tahun lalu, jumlah kendaraan bahkan naik 11,56 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Humas PT Jasamarga Gempol Pasuruan Supriadi mengatakan peningkatan kendaraan mulai terlihat sejak 11 hingga 14 Maret 2026.
“Ada kenaikan yang cukup terasa, baik kendaraan yang masuk maupun keluar wilayah Pasuruan dan sekitarnya,” ujar Supriadi, Senin (16/3/2026).
Lonjakan kendaraan tersebar di sejumlah gerbang tol utama di sepanjang ruas tol tersebut.
Gerbang Tol Pasuruan tercatat sebagai titik paling sibuk. Volume kendaraan yang keluar mencapai 18.056 kendaraan, naik 12,7 persen, sementara kendaraan masuk tercatat 18.671 kendaraan atau meningkat 9,94 persen.
Sementara itu, di Gerbang Tol Bangil, jumlah kendaraan keluar mencapai 7.241 unit, naik 12,23 persen dibandingkan kondisi normal.
Adapun Gerbang Tol Grati mencatat sekitar 9.403 kendaraan masuk menuju arah Probolinggo dan Banyuwangi.
Pengelola tol mengimbau pemudik untuk mempersiapkan kendaraan sebelum melakukan perjalanan jauh.
Pengguna jalan juga diminta memastikan saldo kartu uang elektronik mencukupi agar tidak terjadi antrean di gerbang tol.
Selain itu, pengendara diingatkan tidak memaksakan diri saat lelah. Sejumlah rest area di sepanjang ruas tol telah disiapkan untuk tempat beristirahat bagi pemudik.
Dengan tren peningkatan kendaraan sejak awal periode mudik, arus lalu lintas di Tol Gempol-Pasuruan diperkirakan akan terus meningkat mendekati puncak mudik Lebaran.(BS/za)






