Bicarasurabaya.com – Cuaca ekstrem yang melanda Surabaya sepanjang 1–8 Maret 2026 memicu puluhan kejadian pohon tumbang dan kerusakan rumah warga. Total tercatat 94 kejadian pohon tumbang serta 19 rumah rusak di berbagai wilayah kota.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surabaya, penanganan menunjukkan kejadian paling banyak terjadi pada 2 Maret 2026 dengan 61 pohon tumbang dan tujuh rumah rusak.
Sementara itu, pada 3 Maret tercatat lima pohon tumbang dan lima rumah mengalami kerusakan. Kemudian 4 Maret terjadi tiga kejadian pohon tumbang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada 6 Maret, angin kencang kembali memicu 24 kejadian pohon tumbang dan delapan rumah rusak. Adapun 8 Maret tercatat satu kejadian pohon tumbang dan satu rumah rusak.
Kerusakan rumah warga tersebar di beberapa kecamatan, antara lain Rungkut, Bubutan, Genteng, Sukomanunggal, Pabean Cantian, Tandes, Pakal, Sukolilo, Jambangan, Tenggilis Mejoyo, Gayungan, dan Wonokromo.
“Sebagian kerusakan disebabkan pohon tumbang akibat hujan deras yang disertai angin kencang,” kata Kepala BPBD Surabaya Irvan Widyanto dalam keterangannya, Senin (9/3/2026).
Cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dalam beberapa waktu ke depan. Warga diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras disertai angin kencang yang berpotensi menyebabkan pohon tumbang dan kerusakan bangunan.(BS/za)











