Ingat! Besok Gerhana Bulan Total Bisa Dilihat di Indonesia

- Publisher

Senin, 2 Maret 2026 - 12:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: dok UnMuh Jakarta

i

Foto: dok UnMuh Jakarta

Bicarasurabaya.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) menyampaikan puncak Gerhana Bulan Total (GBT) dapat diamati di Indonesia pada Selasa (3/3/2026) petang waktu setempat.

Pelaksana Tugas Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu BMKG, Fachri Radjab, menjelaskan gerhana mulai teramati pukul 18.03.56 WIB dan mencapai puncak pada:

18.33.39 WIB

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

19.33.39 WITA

20.33.39 WIT

“Masyarakat Indonesia berkesempatan menyaksikan fenomena ini secara langsung, selama kondisi langit cerah dan tidak tertutup awan tebal,” ujarnya, Senin (2/3/2026).

Baca Juga:  Di Balik Meriahnya Surabaya Vaganza, Remaja 15 Tahun Diduga Dilecehkan

BMKG mencatat wilayah Indonesia bagian timur memiliki peluang pengamatan lebih baik karena dapat menyaksikan fase awal gerhana saat Bulan terbit.

Sementara di wilayah barat, Bulan terbit ketika gerhana sudah memasuki fase totalitas atau mendekati puncak.

Secara keseluruhan, gerhana berlangsung selama 5 jam 41 menit 51 detik sejak fase awal hingga berakhir.

Fase parsial berlangsung 3 jam 27 menit 47 detik.

Fase totalitas, saat Bulan sepenuhnya masuk bayangan umbra Bumi, terjadi selama 59 menit 27 detik.

Baca Juga:  Akses Bromo Dibatasi Akibat Kebakaran, Ini Jalur yang Masih Dibuka

Fenomena ini berakhir sekitar pukul 21.24 WIB atau mendekati tengah malam waktu Indonesia timur.

Saat puncak gerhana, Bulan berpotensi terlihat kemerahan. Warna tersebut muncul akibat hamburan Rayleigh di atmosfer Bumi. Cahaya Matahari dengan panjang gelombang pendek tersebar, sementara cahaya merah tetap diteruskan hingga mencapai permukaan Bulan.

BMKG juga mencatat sepanjang 2026 akan terjadi empat gerhana, terdiri dari dua gerhana Matahari dan dua gerhana Bulan. Namun, hanya Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 yang dapat diamati dari Indonesia.

Baca Juga:  Cuaca Surabaya Sepanjang Hari Hangat, Suhu Tembus 31°C

Masyarakat diimbau memilih lokasi minim polusi cahaya dan memantau prakiraan cuaca melalui kanal resmi BMKG agar dapat menyaksikan fenomena ini secara optimal.(BS/za)

Berita Terkait

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka
3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB