Prabowo Minta Daerah Bersatu Kelola Kekayaan Alam, Khofifah: Jatim Siap Gas Program Nasional

- Publisher

Selasa, 3 Februari 2026 - 08:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Dok Humas Pemprov Jatim

i

Foto: Dok Humas Pemprov Jatim

Bicarasurabaya.com – Presiden Prabowo Subianto meminta seluruh kepala daerah memperkuat sinergi dan persatuan dalam mengelola kekayaan alam demi kesejahteraan rakyat. Arahan itu disampaikan saat membuka Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Sentul International Convention Center, Bogor, Senin (2/2/2026).

Prabowo menegaskan target pemerintah menjadikan Indonesia sebagai negara maju modern dengan kualitas hidup masyarakat yang lebih baik, mulai dari akses pangan sehat, layanan kesehatan, pendidikan, hingga penghasilan yang layak.

“Mari kita bersatu demi kepentingan rakyat Indonesia,” tegas Prabowo.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebut pemerintah akan menjalankan Strategi Transformasi Bangsa yang tertuang dalam 8 Misi Asta Cita, 17 Program Prioritas, dan 8 Program Hasil Terbaik Cepat. Program ini menjadi fondasi keberlanjutan pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Baca Juga:  Ratusan Santri Diduga Keracunan MBG, BGN Setop Sementara SPPG Kalitengah

Prabowo juga memaparkan capaian nasional hasil kolaborasi pusat dan daerah. Pertumbuhan ekonomi nasional tercatat 5,04 persen pada triwulan III 2025, dengan ekspor meningkat 8,14 persen sepanjang kuartal I–III 2025. Investasi sepanjang 2025 menciptakan lebih dari 2,7 juta lapangan kerja, sementara pembentukan Danantara dengan aset kelolaan USD 1 triliun memperkuat struktur ekonomi nasional.

Di sektor ketahanan pangan, produksi beras nasional 2025 mencapai 34,7 juta ton, naik 13 persen dibanding tahun sebelumnya. Cadangan beras Bulog juga mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah dengan stok 4,2 juta ton per Juli 2025.

Khofifah: Jatim Siap Tancap Gas

Baca Juga:  Kekeringan Meluas, Jatim Siapkan Modifikasi Cuaca untuk Datangkan Hujan

Menindaklanjuti arahan Presiden, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan kesiapan Pemprov Jatim untuk mengakselerasi implementasi program prioritas nasional di daerah.

Khofifah menyebut sejumlah program nasional telah berjalan baik di Jawa Timur. Di sektor pangan, Jatim bahkan telah melampaui swasembada dan bergerak menuju kedaulatan pangan.

Selain itu, Jatim menjadi provinsi tercepat dan terbanyak menuntaskan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, dengan 8.494 koperasi berbadan hukum. Jawa Timur juga mencatat 4.716 desa mandiri, atau sekitar 23 persen dari total nasional.

“Pembangunan desa kami arahkan menyentuh aspek paling dasar dan berkelanjutan, mulai penguatan ekonomi lokal hingga layanan publik,” kata Khofifah.

Di bidang pendidikan, Jatim menjadi provinsi dengan jumlah Sekolah Rakyat terbanyak nasional, yakni 26 sekolah yang sudah beroperasi. Program ini dinilai strategis untuk meningkatkan kualitas SDM sekaligus memutus rantai kemiskinan.

Baca Juga:  Emas Antam Rebound Usai Turun Dua Hari, Kini Rp 2,92 Juta per Gram

Mendagri: Rakornas Perkuat Sinkronisasi

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan Rakornas menjadi forum penting untuk menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi antara pusat dan daerah.

Menurut Tito, tahun 2026 menjadi fase krusial karena merupakan tahun kedua pemerintahan Presiden Prabowo–Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sekaligus tahun kedua implementasi RPJMN 2025–2029.

“Kepala daerah dan Forkopimda memegang peran strategis sebagai motor penggerak pembangunan dan pelaksanaan program prioritas nasional,” ujar Tito.

Rakornas 2026 diikuti seluruh kementerian/lembaga, gubernur, bupati/wali kota, pimpinan DPRD, serta Forkopimda dari seluruh Indonesia. (BS/za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB