WargaKu Tak Bisa Diakses, Warga Surabaya Terpaksa Antre Manual di Puskesmas

- Publisher

Kamis, 22 Januari 2026 - 08:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bicarasurabaya.com – Aplikasi layanan publik WargaKu milik Pemerintah Kota Surabaya mengalami gangguan dan tidak bisa diakses selama tiga hari terakhir. Dampaknya, sejumlah layanan publik ikut tersendat, termasuk pendaftaran layanan kesehatan di puskesmas.

Gangguan ini memaksa warga kembali ke cara manual. Mereka harus datang lebih pagi ke puskesmas demi mendapatkan nomor antrean kecil sebelum pelayanan dibuka.

Salah satunya dialami Elita (68), warga Surabaya Utara. Ia mendatangi Puskesmas Krembangan Selatan sejak pagi karena tidak bisa mengambil nomor antrean melalui aplikasi.

“Sejak semalam sudah dicoba anak saya, tapi aplikasinya tidak bisa dibuka. Jadi pagi ini saya datang langsung supaya bisa dilayani lebih awal,” kata Elita, Rabu (22/1/2026).

Elita mengaku gangguan aplikasi ini cukup merepotkan, terutama bagi warga lanjut usia yang bergantung pada layanan digital untuk mengakses fasilitas kesehatan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, gangguan terjadi akibat kendala pada server Pemkot Surabaya. Akibatnya, sejumlah layanan berbasis digital, termasuk sistem eHealth, ikut terdampak.

Baca Juga:  Kerugian Kebakaran Gedung Jantung RSUD dr Soetomo Capai Rp 10 Miliar

“Server sedang dalam perbaikan sejak tiga hari terakhir. Dampaknya, layanan eHealth masih belum normal,” ujar sumber internal Pemkot Surabaya yang enggan disebutkan namanya.

Sebagai informasi, WargaKu merupakan portal layanan digital resmi Pemkot Surabaya. Aplikasi ini digunakan warga untuk menyampaikan aduan, kritik, dan saran, sekaligus mengakses berbagai layanan publik seperti administrasi kependudukan, kesehatan, pendidikan, perizinan, hingga layanan darurat 112.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Pemkot Surabaya terkait estimasi waktu pemulihan sistem.(cit)

Berita Terkait

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB