Ledakan Diduga Petasan Hancurkan Tiga Rumah di Pacitan, Lima Warga Luka

- Publisher

Jumat, 12 Desember 2025 - 16:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi salah satu rumah yang rusak berat setelah ledakan yang diduga akibat bahan petasan di Pacitan. (Foto:Istimewa/bs)

i

Kondisi salah satu rumah yang rusak berat setelah ledakan yang diduga akibat bahan petasan di Pacitan. (Foto:Istimewa/bs)

Bicarasurabaya.com – Sebuah ledakan hebat menghancurkan tiga rumah di Dusun Semanding, Desa Tahunan Baru, Kecamatan Tegalombo, Pacitan, Jumat (12/12/2025) pagi. Ledakan yang diduga berasal dari serbuk bahan petasan itu juga melukai lima warga, satu di antaranya mengalami luka berat.

Korban luka ringan adalah Sidiq, Arba, Indro, dan Sutini. Sementara Eris, yang mengalami luka serius, dirujuk ke RSUD Ponorogo untuk mendapat perawatan intensif.

Informasi yang dihimpun, ledakan terjadi sekitar pukul 06.00 WIB dan berasal dari rumah Sugiyanto, warga setempat.

Akibatnya, dua rumah milik Sugiyanto mengalami kerusakan paling parah, sementara rumah Sukatmin ikut rusak di bagian genting dan kaca akibat hempasan tekanan ledakan.

Kapolsek Tegalombo, Iptu Fatchur Rahman saat dikonfirmasi, menyebut tiga rumah terdampak, dua di antaranya kategori rusak berat. “Ledakan cukup keras dan merusak rumah di sekitarnya,” ujarnya.

Warga yang panik sempat berhamburan keluar rumah untuk memastikan kondisi lingkungan. Puing bangunan tampak berserakan di sekitar lokasi.

Baca Juga:  Harga Emas Antam Turun ke Rp3,042 Juta, UBS dan Galeri24 Naik

Tim Inafis Polres Pacitan langsung melakukan olah TKP. Dari penyelidikan awal, polisi menemukan sisa serbuk dan bahan baku petasan di dalam rumah Sugiyanto. “Indikasi kuat ledakan berasal dari bahan petasan. Namun penyebab teknisnya masih kami dalami,” kata Fatchur.

Polisi masih mengumpulkan keterangan saksi sambil menunggu kondisi Sugiyanto membaik untuk pemeriksaan lebih lanjut. “Kami belum bisa memastikan mekanisme ledakan sebelum memeriksa pemilik rumah,” ujar Fatchur. (BS/za)

Berita Terkait

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB