Progres Pembebasan Lahan Flyover Taman Pelangi Capai Tahap Akhir

- Publisher

Jumat, 12 Desember 2025 - 10:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa-Dok/BS

i

Foto: Istimewa-Dok/BS

Bicarasurabaya.com – Proses pembebasan lahan pembangunan Flyover Taman Pelangi kembali bergerak. Pemkot Surabaya mencairkan uang ganti rugi untuk enam persil yang sudah tuntas proses hukumnya dengan total nilai Rp 16 miliar.

Kabid Pengadaan Tanah DPRKPP Surabaya, Farhan Sanjaya, menyampaikan pencairan tersebut dilakukan melalui mekanisme konsinyasi di Pengadilan Negeri Surabaya. “Enam persil sudah clear dan bisa dicairkan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (12/12/2025).

Sejak pembebasan lahan dimulai pada 2024, masih tersisa 16 persil yang bermasalah. Farhan menjelaskan bahwa kini tinggal 10 persil lagi senilai total Rp 41 miliar yang belum bisa dibayarkan karena sengketa, gugatan, atau persoalan kepemilikan antarpihak. Seluruh nilai ganti rugi itu telah dititipkan pemerintah ke PN Surabaya.

Menurutnya, warga yang berhak tetap bisa mencairkan ganti rugi melalui pengadilan selama objek lahan dipastikan bebas dari sengketa. “Surat pengantar pencairan bisa diberikan kalau status lahannya sudah bersih,” jelasnya.

Saat ini, proses konsinyasi memasuki tahap aanmaning atau peringatan resmi dari pengadilan sebelum eksekusi dilakukan. Pemkot masih menunggu jadwal eksekusi dari PN Surabaya.

Farhan menegaskan, konsinyasi menjadi langkah penting agar proyek flyover tidak kembali mandek akibat perselisihan kepemilikan. Ia berharap sisa persil dapat segera terselesaikan agar pembangunan bisa melaju tanpa hambatan.

Baca Juga:  Ditarget Selesai September 2026, Wali Kota Eri: Revitalisasi Pasar Keputran Selatan Telan Rp7,7 Miliar

Pembebasan lahan menjadi syarat utama karena konstruksi Flyover Taman Pelangi ditargetkan mulai berjalan pada 2026. Proyek ini diprioritaskan untuk mengurai kepadatan lalu lintas di kawasan Ahmad Yani–Jemur Andayani sekaligus menghilangkan potensi bahaya di perlintasan sebidang kereta api.

Pemkot Surabaya menganggarkan sekitar Rp 81 miliar untuk pembebasan 29 persil. Hingga pertengahan 2025, sebanyak 13 persil telah dibebaskan dengan anggaran Rp 24 miliar. Sisanya—senilai sekitar Rp 57 miliar—dialokasikan untuk 16 persil milik 10 orang berbeda.

Baca Juga:  Buronan Penggelapan yang Hilang 14 Tahun Diringkus di Kertajaya Indah

Selain lahan, APBD 2026 juga menyiapkan dana sekitar Rp 50 miliar untuk tahap awal pembangunan, termasuk tiang pancang, pondasi, dan pile cap. Mayoritas anggaran konstruksi akan disokong pemerintah pusat, dengan perkiraan total biaya mencapai Rp 355 miliar untuk flyover sepanjang 400 meter dari Jalan Ahmad Yani menuju Jalan Jemur Andayani.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan urgensi proyek tersebut. Pembangunan flyover di jalur nasional itu dinilai penting untuk memecah kemacetan Surabaya–Sidoarjo dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan dari risiko perlintasan sebidang. (BS/za)

Berita Terkait

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB