Pelaku Menyamar Petugas, Surabaya Tawarkan Bonus Laporan Valid

- Publisher

Sabtu, 29 November 2025 - 09:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bicarasurabaya.com – Pemerintah Kota Surabaya menyiapkan bonus bagi warga yang melaporkan aksi pencurian kabel penerangan jalan umum (PJU). Kebijakan ini diambil setelah kasus pencurian kabel kembali meningkat sepanjang November 2025.

Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Surabaya, M. Fikser, mengatakan partisipasi publik sangat dibutuhkan untuk mencegah kasus serupa terus berulang.

Fikser menjelaskan, warga bisa mengirimkan video rekaman aksi pencurian melalui aplikasi WargaKu atau akun resmi Instagram Pemkot Surabaya dan Dishub. Rekaman harus memperlihatkan pelaku dengan jelas, termasuk nomor polisi kendaraan bila digunakan.

Menurutnya, pencurian kabel PJU berdampak langsung terhadap keselamatan pengguna jalan. “Jalan gelap membuka peluang terjadinya kecelakaan dan tindak kriminal,” ujarnya.

Dishub Surabaya mencatat sedikitnya 12 lokasi menjadi sasaran pencurian kabel PJU selama November. Total kabel yang hilang mencapai sekitar 1.800 meter, mencakup 60 gawang atau tiang PJU.

Lokasi yang terdampak tersebar di sejumlah titik pusat kota, seperti Jalan Pemuda sisi selatan, Jalan Panglima Sudirman sisi timur, Jalan Gubernur Suryo, Jalan Basuki Rahmat, Jalan Indrapura, dan Jalan Urip Sumoharjo sisi barat.

Baca Juga:  Harga Emas Antam Turun Lagi, Hari Ini Rp 2,723 Juta per Gram

Kepala Bidang Prasarana Transportasi Dishub Surabaya, Agung Karyadi, menyebut para pelaku diduga bekerja secara terorganisir. Mereka kerap menyamar sebagai petugas lapangan dengan rompi, helm keselamatan, hingga mobil operasional agar tidak menimbulkan kecurigaan.

“Mereka mematikan listrik PJU dan berpura-pura melakukan perbaikan. Warga mengira itu petugas resmi,” ujarnya.

Agung menambahkan, pencurian biasanya dilakukan menjelang pagi ketika lampu PJU telah padam dan aktivitas warga masih minim. Para pelaku memotong kabel dari gorong-gorong atau jalur pedestrian sehingga mengakibatkan pemadaman dalam radius cukup jauh.

Baca Juga:  Kemenpora Imbau Masyarakat Kibarkan Bendera Merah Putih di Hari Sumpah Pemuda 2025

Kasus serupa sebenarnya pernah marak setahun lalu dan sempat berhasil ditekan. Dishub kini kembali berkoordinasi dengan kepolisian untuk memburu para pelaku. “Kami berharap mereka segera tertangkap,” kata Agung. (BS/za) 

Berita Terkait

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka
3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB