Bicarasurabaya.com – Warga di Surabaya dan sejumlah wilayah Jawa Timur diimbau untuk mewaspadai potensi hujan petir pada Selasa, 28 Oktober 2025. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca di beberapa daerah akan disertai hujan dengan intensitas ringan hingga lebat, bahkan petir di beberapa titik.
Khusus Surabaya, hujan ringan berpotensi turun di wilayah Kecamatan Gunung Anyar, namun BMKG mengingatkan kemungkinan hujan petir yang dapat terjadi secara sporadis. Masyarakat diminta menghindari area terbuka dan menunda aktivitas luar ruangan saat cuaca mulai gelap.
“Kami imbau masyarakat tetap waspada dan memperhatikan kondisi sekitar. Bawa payung atau jas hujan, dan hindari tempat terbuka ketika hujan disertai petir,” kata prakirawan BMKG Juanda dalam keterangannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Suhu udara di Surabaya diperkirakan berkisar antara 24–32 derajat Celsius dengan kelembapan 69–98 persen, menandakan udara lembap dan terasa gerah di siang hari.
Prakiraan Cuaca Jawa Timur
BMKG juga memperingatkan adanya potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah Jawa Timur hingga 29 Oktober 2025, dengan hujan berintensitas lebat hingga sangat lebat di sebagian daerah pegunungan dan pesisir selatan.
Secara umum, cuaca di Jatim pada Selasa ini didominasi awan dan hujan ringan, dengan suhu udara antara 17 hingga 32 derajat Celsius. Masyarakat disarankan untuk terus memantau pembaruan cuaca melalui kanal resmi BMKG sebelum beraktivitas di luar ruangan.
Berikut ringkasan prakiraan cuaca di beberapa kabupaten/kota:
Lamongan & Surabaya: Hujan petir
Malang, Kediri, Jember, Banyuwangi, Sidoarjo, Mojokerto, Bojonegoro, Madiun: Hujan ringan
Pasuruan: Berawan
Kota Batu: Hujan ringan dengan suhu sejuk 17–23°C
Wilayah lain di Jawa Timur umumnya berpotensi hujan ringan dengan kelembapan tinggi di atas 70 persen.
BMKG juga mengingatkan masyarakat agar tetap siaga terhadap perubahan cuaca mendadak, terutama di wilayah dengan curah hujan tinggi. Pengguna kendaraan roda dua diimbau untuk memperhatikan jarak pandang dan kondisi jalan licin.
Bagi warga yang masih beraktivitas di luar ruangan, disarankan mengenakan alat pelindung seperti jas hujan dan topi, serta menghindari berteduh di bawah pohon saat hujan disertai kilat. (BS/za)











