StrokeGuard, Inovasi Mahasiswa ITS untuk Pemantauan Tekanan Darah Pasien Strok

- Publisher

Kamis, 27 November 2025 - 14:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alden Bintang Rafazha menunjukkan tampilan dashboard StrokeGuard untuk perawat dan dokter (kiri) serta Muhammad Irsyad Yunus menunjukkan aplikasi StrokeGuard di HP untuk pasien (kanan). (Foto: Humas ITS/BS)

i

Alden Bintang Rafazha menunjukkan tampilan dashboard StrokeGuard untuk perawat dan dokter (kiri) serta Muhammad Irsyad Yunus menunjukkan aplikasi StrokeGuard di HP untuk pasien (kanan). (Foto: Humas ITS/BS)

Bicarasurabaya.com – Kurangnya pemantauan pasien stroke setelah keluar dari rumah sakit mendorong tiga mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menciptakan StrokeGuard, aplikasi pemantau tekanan darah yang dapat terhubung langsung dengan dokter. Aplikasi lintas platform ini dirancang untuk memberi peringatan otomatis ketika tekanan darah pasien melewati batas aman.

Ketua tim StrokeGuard, Muhammad Irsyad Yunus, mengatakan ide tersebut muncul dari tingginya risiko komplikasi pada pasien pascastroke yang sebenarnya bisa dicegah.
“Sekitar 80 persen kasus stroke dapat dicegah, tetapi banyak pasien dan keluarga kesulitan melakukan pemantauan harian,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima, Kamis (27/11/2025).

Baca Juga:  Wamen Dikdasmen Tegaskan Tes Kemampuan Akademik Tidak Menentukan Kelulusan Siswa

Irsyad bersama Alden Bintang Rafazha dari Inovasi Digital ITS dan Nasywa Aulia Rabbani dari Kedokteran ITS kemudian mengembangkan StrokeGuard sebagai jembatan antara pasien dan tenaga medis. Pasien cukup memasukkan data tekanan darah ke aplikasi, kemudian sistem berbasis kecerdasan buatan (AI) mengolah data itu sebelum diteruskan ke dokter.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dokter bisa memberi arahan atau tindakan lanjutan sesuai kondisi terbaru pasien,” kata Irsyad.

Baca Juga:  1.131 Warga Mengungsi imbas Erupsi Semeru, Terpusat di 11 Lokasi

Selain fungsi pemantauan, StrokeGuard dilengkapi fitur peringatan otomatis untuk dokter dan pasien jika tekanan darah melewati batas normal. Aplikasi ini juga menyusun laporan mingguan berdasarkan catatan pasien, yang menjadi dasar evaluasi dokter.

Alden menambahkan StrokeGuard dapat diakses melalui ponsel untuk pasien, sementara dokter dan perawat bisa menggunakan dashboard melalui laman strokeguard.app. “Sekarang aplikasinya sudah masuk tahap beta di Android dan iOS,” katanya.

Inovasi ini membawa tim ITS meraih Juara II Healthtech AI Challenge 2025. Mereka juga telah bekerja sama dengan RS Siloam dan menargetkan kolaborasi dengan sepuluh rumah sakit lain.

Baca Juga:  Pengunjung KBS Tembus 2,1 Juta, Komodo Disiapkan Kembali ke Habitat Asli

Tim berencana merilis Smart Stroke Band pada akhir 2026, perangkat yang memungkinkan pemantauan tekanan darah lebih praktis karena bisa dikenakan di pergelangan tangan.

Tim berharap StrokeGuard dapat memberi dampak lebih luas, sekaligus mendukung pencapaian sejumlah target Sustainable Development Goals (SDGs), terutama terkait kesehatan, inovasi, dan kemitraan.(BS/za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB