Pemkot-Jagal Duduk Satu Meja Bahas Skema Relokasi RPH Pegirian ke TOW

- Publisher

Senin, 24 November 2025 - 12:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Dok Humas Pemkot/BS)

i

(Foto: Dok Humas Pemkot/BS)

Bicarasurabaya.com – Polemik rencana relokasi jagal dari Rumah Potong Hewan (RPH) Pegirian ke RPH Tambak Oso Wilangon (TOW) masih berlanjut. Pemerintah Kota Surabaya menegaskan tidak akan mengambil keputusan sepihak sebelum seluruh masukan dan keberatan mitra jagal benar-benar dikaji.

Direktur Utama Perseroda RPH Surabaya, Fajar Arifianto Isnugroho, mengatakan pihaknya berkomitmen menampung seluruh aspirasi jagal Pegirian. “RPH berusaha semaksimal mungkin mengakomodasi kepentingan mitra,” ujarnya.

Fajar menjelaskan, pembahasan relokasi dilakukan melalui koordinasi intensif dengan Komisi B DPRD Surabaya, Bagian Perekonomian dan Sumber Daya, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), serta perwakilan jagal. Pertemuan tersebut menyusun rancangan tahapan pemanfaatan jangka panjang RPH TOW jika relokasi akhirnya disetujui.

Menurut Fajar, skema tersebut mencakup pemetaan kebutuhan fasilitas, kesiapan sarana-prasarana pemotongan, serta identifikasi hambatan operasional. Namun semua ini masih dalam tahap pembahasan, sehingga belum ada keputusan final. Pertemuan lanjutan akan dilakukan setelah seluruh pihak melihat langsung kondisi terkini di fasilitas RPH TOW.

“Pertemuan berikutnya digelar setelah kami memaparkan kondisi riil di TOW—fasilitas yang tersedia, apa yang masih kurang, dan apa saja kendalanya,” jelasnya.

Baca Juga:  AHY Ingin IKA UNAIR Hadirkan Rekomendasi untuk Pemerintah

Salah satu keberatan terbesar jagal Pegirian adalah jarak dari TOW menuju Jalan Arimbi yang menjadi pusat distribusi daging. Waktu tempuh dinilai lebih panjang dan dikhawatirkan mengganggu kualitas suplai ke pasar. “Sekarang yang sedang dicari solusinya adalah distribusi dari TOW ke Arimbi sebagai titik kumpul daging,” kata Fajar.

Ia menegaskan bahwa Pemkot Surabaya membuka ruang dialog seluas-luasnya dan tidak ingin relokasi, jika akhirnya dilakukan, menimbulkan kerugian bagi para jagal. “Prinsipnya kami sedang mencari solusi terbaik,” tegasnya.

Baca Juga:  BPS Catat Pengangguran Jatim Turun 0,06% Dibanding Tahun Lalu

Pemkot menargetkan keputusan final baru akan diambil setelah evaluasi lapangan di RPH TOW rampung dan seluruh aspek teknis maupun logistik dipetakan.(BS/za)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari
Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:15 WIB

3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB