Stok Beras Cadangan 3,8 Juta Ton, Bulog Pastikan Aman Jelang Natal dan Tahun Baru

- Publisher

Rabu, 5 November 2025 - 12:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Ilustrasi-Ist/BS)

i

(Foto: Ilustrasi-Ist/BS)

Bicarasurabaya.com – Perum Bulog memastikan stok beras nasional dalam kondisi aman menghadapi perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Dengan cadangan lebih dari 3,8 juta ton, stok beras disebut menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah berdirinya Bulog.

“Stok kita lebih dari cukup. Saat ini cadangan beras pemerintah mencapai lebih dari 3,8 juta ton,” ujar Wakil Direktur Utama Perum Bulog, Marga Taufiq dalam keterangannya yang dikutip, Rabu (5/11/2025).

Baca Juga:  Patahan Surabaya Viral, Pakar Geologi ITS: Belum Terverifikasi Aktif

Bulog juga telah menyiapkan langkah antisipatif untuk memastikan penyaluran beras ke berbagai daerah tetap lancar meski permintaan meningkat menjelang libur akhir tahun.
Sebagai operator pangan nasional, Bulog menegaskan siap menjalankan setiap arahan pemerintah guna menjaga ketahanan dan stabilitas pasokan beras di seluruh wilayah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Pengadaan Perum Bulog, Prihasto Setyanto, menyebut capaian stok tahun ini merupakan yang tertinggi dalam sejarah lembaga tersebut.

Baca Juga:  Pemkot Surabaya Digitalisasi Parkir, Transaksi Non-Tunai Dipantau via TS Park

“Kalau kami diperintahkan untuk mengeluarkan stok dari gudang, kami siap. Stok sekarang mencapai 3,8 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah Bulog,” ujarnya.

Selain menjaga ketersediaan stok, Bulog juga terus mengoptimalkan distribusi melalui Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) agar harga beras di pasaran tetap terkendali.

Prihasto memastikan, masyarakat tak perlu khawatir menghadapi musim perayaan akhir tahun. “Dengan stok yang ada sekarang, kami yakin kebutuhan beras nasional untuk Natal dan Tahun Baru akan terpenuhi tanpa kendala,” tutupnya.(BS/za)

Berita Terkait

Mensos Targetkan 50% Penduduk Masuk Perlinsos Digital Akhir 2026
BGN Temukan Yayasan Minta Setoran per Ompreng dari Mitra MBG
Insentif SPPG Program MBG Diubah, dari Rp6 Juta Jadi Rp2.000 per Porsi
Data Jemaah Dibersihkan, Antrean Haji Kini Rata-rata 14 Tahun
Suntikan Rp20 Triliun Disiapkan untuk BPJS Kesehatan, Cair Dua Tahap
BGN Larang Susu Kental Manis Masuk Menu MBG
Abu Anak Krakatau Ganggu 2.300 Penerbangan, 7 Bandara Masih Ditutup
Kemensos Tahan Bansos 1.400 KPM Terindikasi Terlibat Judi Online

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Mensos Targetkan 50% Penduduk Masuk Perlinsos Digital Akhir 2026

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:45 WIB

BGN Temukan Yayasan Minta Setoran per Ompreng dari Mitra MBG

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:24 WIB

Insentif SPPG Program MBG Diubah, dari Rp6 Juta Jadi Rp2.000 per Porsi

Selasa, 29 September 2026 - 09:15 WIB

Data Jemaah Dibersihkan, Antrean Haji Kini Rata-rata 14 Tahun

Selasa, 29 September 2026 - 07:19 WIB

Suntikan Rp20 Triliun Disiapkan untuk BPJS Kesehatan, Cair Dua Tahap

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB