Pemkot Surabaya Gerak Cepat Perbaiki Baut Menonjol di Jalan Manukan

- Publisher

Kamis, 30 Oktober 2025 - 11:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dok. Proses perbaikan Jalan Manukan Surabaya (Sc: DSDABM Surabaya)

i

dok. Proses perbaikan Jalan Manukan Surabaya (Sc: DSDABM Surabaya)

Bicarasurabaya.com – Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan keluhan pengguna jalan terkait baut menonjol di sekitar Jalan Buntaran hingga pertigaan Jalan Manukan, Surabaya. Kondisi tersebut dinilai membahayakan pengguna jalan karena berpotensi menyebabkan kecelakaan.

Lokasi baut itu diketahui berada di kawasan Jalan Manukan Kulon dan sekitarnya. Dalam video yang beredar, warga mengungkap kekhawatiran terhadap kondisi jalan karena adanya baut yang muncul di permukaan aspal.

Menanggapi laporan tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) langsung turun tangan. Tim teknis dikerahkan untuk meninjau dan menangani masalah di lokasi kejadian tidak lama setelah laporan diterima.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menegaskan pemkot bergerak cepat karena keselamatan pengguna jalan merupakan prioritas utama. Ia menyampaikan apresiasi kepada warga yang aktif memberikan laporan melalui berbagai kanal komunikasi publik.

“Ganggu pengguna jalan, baut menonjol di jalanan Manukan langsung kita ambil langkah tindakan,” ujar Eri Cahyadi, Rabu (29/10/2025).

Eri menjelaskan, ada beberapa langkah perbaikan yang dilakukan untuk memastikan kondisi jalan kembali aman dan nyaman.

Baca Juga:  Satpol PP Surabaya Tertibkan Warkop di Bawah Jembatan Suramadu

“Langkah tersebut meliputi pemasangan plat besi untuk menutup celah antar box culvert yang renggang, serta pemasangan dinabolt agar plat besi tidak bergerak,” jelasnya.

Selain itu, Eri menyebut, tim juga melakukan pengelasan pada beberapa bagian dan menutup permukaan jalan dengan pengaspalan menggunakan material hot mix. Langkah tersebut dilakukan agar sambungan jalan lebih kuat dan tidak kembali bergeser.

Menurutnya, pekerjaan perbaikan telah dimulai sejak Selasa (28/10) malam, dan akan terus dilanjutkan secara bertahap hingga seluruh area yang terdampak selesai dikerjakan.

Baca Juga:  Kasus Covid-19 Menurun, Kini Surabaya Berstatus Zona Kuning

Ia memastikan pengerjaan dilakukan maksimal agar tidak menimbulkan gangguan lalu lintas berkepanjangan.

“Pekerjaan perbaikan sudah dimulai sejak tadi malam. Terus dilanjutkan bertahap hingga tuntas hari ini. Suwun (terima kasih) ya Rek atas laporannya,” pungkasnya. (Bs/Yan)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari
Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:15 WIB

3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB