Gunung Semeru Muntahkan Lava Pijar Meluncur 2.000 Meter dari Puncak

- Publisher

Selasa, 28 Oktober 2025 - 09:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Tangkapan layar PVMBG/BS)

i

(Foto: Tangkapan layar PVMBG/BS)

Bicarasurabaya.com – Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kembali mengalami erupsi pada Senin (27/10/2025) malam. Erupsi disertai letusan asap dan luncuran lava pijar sejauh 2.000 meter dari puncak kawah mengarah ke Besuk Kobokan, wilayah tenggara gunung tertinggi di Pulau Jawa itu.

Detik-detik erupsi terekam kamera pemantau Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di Pos Pantau Curah Kobokan, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo. Dari pantauan visual, lava pijar mulai meluncur sekitar pukul 19.00 WIB dan terus teramati hingga malam hari.

Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Semeru di Gunung Sawur, selama periode pengamatan terakhir terjadi 10 kali gempa guguran, tiga di antaranya disertai lava pijar dengan jarak luncur antara 800–2.000 meter ke arah Besuk Kobokan.

Selain itu, tercatat 122 kali letusan dalam 24 jam terakhir dengan kolom abu setinggi 300–800 meter dari puncak kawah.

“Letusan teramati 28 kali dengan asap putih hingga kelabu condong ke barat daya. Guguran lava terpantau tiga kali sejauh 800–2.000 meter ke Besuk Kobokan,” ujar petugas PPGA Semeru, Mukdas Sofian, dalam laporan tertulis, Selasa (28/10/2025).

Koordinator Pos Pantau BPBD Curah Kobokan, Sugiyono, memastikan jarak luncur lava pijar masih berada dalam radius aman dari permukiman terdekat, yakni sekitar 8 kilometer dari puncak kawah.

Baca Juga:  Surabaya dan Sejumlah Wilayah Jatim Berpotensi Diguyur Hujan Deras

“Masih jauh dari permukiman, jadi aman. Warga tidak perlu panik,” kata Sugiyono.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang, Yudhi Cahyono, menambahkan, sejauh ini belum ada laporan dampak atau kerusakan akibat erupsi. Status Gunung Semeru masih berada di level II (waspada).

“Aktivitas letusan kecil masih dalam skala wajar. Namun warga diimbau tidak beraktivitas di sektor tenggara, sepanjang Besuk Kobokan hingga radius 8 kilometer dari puncak,” ujarnya melalui sambungan telepon.

Baca Juga:  Emas Antam Meroket, Harga per Gram Kini Rp3,027 Juta

Yudhi mengingatkan, warga juga dilarang beraktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan, karena wilayah itu berpotensi terdampak awan panas guguran dan aliran lahar hingga jarak 13 kilometer dari puncak.

Ia menekankan pentingnya kewaspadaan, terutama karena intensitas hujan di sekitar Semeru masih tinggi dan dapat memicu banjir lahar dingin.

“Waspada terhadap potensi awan panas guguran, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Gunung Semeru,” imbau Yudhi.(BS/za)

Berita Terkait

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka
3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB