Dua Warung di JLS Tulungagung Ambruk ke Jurang Akibat Longsor

- Publisher

Senin, 27 Oktober 2025 - 11:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua warung di tebing Pantai Sine Tulungagung longsor. (Foto: Istimewa/BS)

i

Dua warung di tebing Pantai Sine Tulungagung longsor. (Foto: Istimewa/BS)

Bicarasurabaya.com — Dua warung makan di kawasan rest area tidak resmi di Jalur Lintas Selatan (JLS) Pantai Sine, Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung, ambruk ke jurang sedalam sekitar 50 meter setelah tebing penyangga di bawahnya longsor, Minggu (26/10/2025) pagi.

Peristiwa ini terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut hampir seharian penuh. Tidak ada korban jiwa, namun dua bangunan semi permanen yang biasa menjadi tempat wisatawan menikmati panorama Pantai Sine rusak total.

Salah satu pemilik warung, Supardi, mengaku telah melihat tanda-tanda retakan di sekitar warungnya sejak Sabtu (25/10) sore. Ia sempat menutup warung dan menyelamatkan sebagian barang sebelum tanah ambrol pada Minggu pagi sekitar pukul 08.00 WIB.

“Sudah terlihat retak-retak sejak kemarin sore. Pagi tadi langsung ambrol semua. Bangunan dan perlengkapan baru ikut hilang ke bawah jurang,” kata Supardi.

Ia memperkirakan kerugiannya mencapai Rp250 juta, karena baru saja menyelesaikan renovasi warung dua pekan lalu dengan tambahan fasilitas parkir, mushala, dan toilet bagi pengunjung.

Camat Kalidawir, Rusdiyanto, mengatakan titik longsoran berada hanya 10 meter dari badan jalan utama JLS yang menghubungkan Tulungagung dan Blitar bagian selatan.
Tim gabungan dari kecamatan, BPBD Tulungagung, Forkopimcam, dan Perhutani langsung melakukan penanganan darurat di lokasi.

Baca Juga:  Jalan Kali Tebu Selesai Diaspal, Pemkot Antisipasi Balap Liar

“Kami sudah memasang garis pembatas dan menutup area longsoran dengan terpal untuk mencegah erosi susulan,” ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat dan wisatawan tidak mendekati bibir tebing, terutama hanya untuk berfoto, karena tanah masih dalam kondisi labil.

“Keselamatan jauh lebih penting. Jangan sampai karena ingin berfoto justru membahayakan diri sendiri,” tegasnya.

Data BMKG Juanda menunjukkan wilayah pesisir selatan Jawa Timur, termasuk Tulungagung, berstatus waspada tanah longsor dan banjir bandang.
Curah hujan di kawasan ini tercatat mencapai 150 milimeter per dasarian sejak pertengahan Oktober.

Baca Juga:  Keren! 5 Polisi Jatim Jadi Pasukan Perdamaian PBB di Afrika Tengah

Sementara itu, BPBD Tulungagung telah menyiagakan pos pemantauan di sejumlah titik rawan longsor, termasuk di Kecamatan Kalidawir, Besuki, dan Campurdarat.

“Upaya mitigasi terus kami lakukan agar kejadian serupa tidak menimbulkan korban jiwa,” kata Kepala Pelaksana BPBD Tulungagung, Hendri Suprapto.

Hingga Minggu sore, petugas masih berjaga di lokasi untuk memantau pergerakan tanah susulan yang berpotensi mengancam pengguna jalan dan permukiman di sekitar lereng.(BS/za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB